Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG – Banjir menerjang Desa Lobu dan Desa Moutong Utara, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis (19/3/2026) sore.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.25 WITA akibat hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.
Baca juga: Idul Fitri 2026 Diprediksi Jatuh 21 Maret 2026, Simak Penjelasan Tim Rukyatul Hilal
Debit air sungai meningkat drastis hingga menyebabkan tanggul jebol dan air meluap ke permukiman warga.
Berdasarkan laporan awal PUSDALOPS BPBD Parigi Moutong, banjir merendam lima dusun di Desa Lobu.
Selain itu, empat dusun di Desa Moutong Utara juga ikut terdampak genangan air.
Hingga laporan ini diterima pukul 16.25 WITA, data korban masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.
Jumlah warga terdampak, korban mengungsi, hingga kerusakan rumah dan fasilitas umum belum dapat dipastikan.
Baca juga: RSUD Anutapura Palu Pastikan Stok Obat dan Layanan Tetap Aman Saat Libur
Begitu pula dengan dampak terhadap sektor pertanian dan perkebunan yang masih dihimpun.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama aparat desa dan masyarakat setempat langsung bergerak melakukan penanganan awal.
Koordinasi dilakukan untuk memastikan kondisi warga serta kebutuhan mendesak di lokasi terdampak.
Upaya penanganan difokuskan pada penutupan tanggul yang jebol agar air tidak terus meluap.
Penanganan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dengan menggunakan alat berat.
Baca juga: Jelang Lebaran 2026, DLH Palu Kampanyekan Diet Sampah
Kondisi terkini, air dilaporkan masih menggenangi wilayah Desa Moutong Utara.
Sementara di Desa Lobu, genangan air mulai berangsur surut meski warga tetap diminta waspada.
BPBD Parigi Moutong terus melakukan pemantauan dan pendataan lanjutan untuk memastikan dampak keseluruhan bencana.
Laporan ini masih bersifat sementara dan akan diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.
Baca juga: Anggota DPRD Sulteng I Nyoman Slamet Serahkan Bantuan Rp180 Juta saat Melasti di Balinggi
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem.(*)
( TribunBreakingNews )