Puncak Arus Mudik di Banyumas: Stasiun Purwokerto Membeludak, Kendaraan Pelat B Padati Jalur Selatan
raka f pujangga March 19, 2026 11:55 PM

 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Gelombang kerinduan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga di hari raya mulai mencapai puncaknya, ditandai dengan kedatangan lebih dari 34 ribu penumpang di stasiun wilayah Daop 5 Purwokerto.

Selain itu, meningkatnya volume kendaraan pribadi yang mengalir deras di jalur selatan Sampang, Cilacap, pada Kamis (19/3/2026).

Baca juga: Puncak Mudik Kereta, 56.718 Penumpang Padati Stasiun Daop 4 Semarang Hari Ini

Pada Kamis (19/3/2026), jumlah penumpang yang tiba mencapai 34.221 orang, menjadi puncak sementara arus kedatangan selama masa Angkutan Lebaran tahun ini.

Lonjakan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga saat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan hingga 19 Maret 2026, sebanyak 243.777 pelanggan telah memesan tiket perjalanan untuk periode Angkutan Lebaran yang berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.

Untuk mengantisipasi tingginya mobilitas tersebut, KAI Daop 5 mengoperasikan 21 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) setiap hari selama masa angkutan Lebaran.

"KAI Daop 5 Purwokerto berkomitmen menghadirkan perjalanan mudik yang selamat, aman, dan nyaman. 

Dengan dukungan operasional yang optimal, kami berharap seluruh pelanggan dapat menikmati perjalanan yang menyenangkan," ujar As’ad kepada Tribunbanyumas.com. 

Sementara itu, puncak arus keberangkatan penumpang dari wilayah Daop 5 Purwokerto diperkirakan akan terjadi pada 23 Maret (H+1) hingga 25 Maret (H+3). 

Pada periode tersebut, jumlah penumpang yang berangkat diprediksi mencapai hampir 27.000 orang per hari.

"Asal angka tersebut masih berpotensi terus bertambah seiring dengan proses pemesanan tiket yang masih berlangsung," jelasnya.

Di sisi lain, KAI juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan program diskon tarif sebesar 30 persen yang merupakan stimulus dari pemerintah. 

Diskon tersebut berlaku untuk sejumlah perjalanan kereta api dengan periode keberangkatan 20 hingga 29 Maret 2026.

Hingga saat ini, masih tersedia sebanyak 4.636 tiket dengan tarif diskon tersebut.

Tingginya angka kedatangan penumpang di wilayah Daop 5 Purwokerto menunjukkan bahwa kawasan ini tetap menjadi salah satu tujuan utama masyarakat dalam merayakan Lebaran.

KAI Daop 5 Purwokerto pun mengimbau para pelanggan untuk lebih waspada terhadap barang bawaan agar tidak tertinggal, baik di stasiun maupun di dalam kereta.

Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk memantau ketersediaan kursi secara real-time serta melakukan pemesanan tiket dengan lebih mudah.

Penumpang juga diingatkan merencanakan waktu perjalanan menuju stasiun dengan baik guna mengantisipasi kemungkinan cuaca buruk maupun kemacetan di jalan. 

Disarankan, pelanggan sudah berada di stasiun minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan.

"KAI berkomitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan. 

Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati momen mudik dan berkumpul bersama keluarga dengan perjalanan yang lancar menggunakan kereta api," tutup As’ad. 

20260319_Kendaraan pemudik memadati Jalur Selatan di Kabupaten Cilacap_1
Arus Mudik - Kendaraan pemudik memadati Jalur Selatan tepat di bawah gapura “Selamat Datang di Kabupaten Cilacap”, Kamis (19/3/2026), arus lalu lintas terpantau ramai lancar didominasi kendaraan pribadi dan bus dari arah Jakarta menuju Yogyakarta.

Arus Mudik Jalur Selatan Meningkat

Arus mudik Lebaran di Jalur Selatan Kabupaten Cilacap terpantau mulai mengalami peningkatan volume kendaraan menjelang H-1 Lebaran, Kamis (19/3/2026).

Kondisi tersebut terpantau di Pos Pengamanan (Pospam) Sampang, tepatnya di Pertigaan Sampang, Jalan Sampang-Buntu yang menjadi salah satu titik pantauan arus kendaraan dari arah Jakarta maupun Yogyakarta.

Kepala Pos Pengamanan Sampang, Ipda Adim Haryoko mengatakan, arus lalu lintas di wilayah tersebut masih terbilang lancar meski terjadi kenaikan volume kendaraan dibanding hari sebelumnya.

“Situasi arus lalu lintas di Simpang 3 Sampang masih lancar, namun sudah mulai terlihat peningkatan kendaraan baik dari arah Jakarta maupun dari arah Jogja,” ujar Adim.

Ia menjelaskan, kendaraan yang melintas didominasi kendaraan pribadi roda empat yang mengalir dari arah Jakarta menuju Yogyakarta, disusul kendaraan roda dua.

“Untuk roda dua biasanya mengalami peningkatan pada malam hari, sekitar pukul 18.00 sampai 19.00,” jelasnya.

Menurutnya, lonjakan kendaraan pada H-1 Lebaran cukup signifikan dibanding hari sebelumnya.

“Untuk kendaraan roda empat yang sebelumnya sekitar 350 unit per jam, sekarang bisa mencapai 500 unit per jam, sedangkan roda dua sekitar 250 unit per jam,” ungkapnya.

Meski terjadi peningkatan arus, Adim memastikan kondisi jalur selatan di wilayah tersebut nihil dari potensi bencana.

Ia menyebut, titik perlambatan hanya terjadi di perlintasan kereta api Randegan akibat sistem buka-tutup palang pintu.

“Penutupan arus di perlintasan rel itu paling sekitar 10 menit, setelah itu kembali normal,” katanya.

Selain itu, Adim mengungkapkan selama arus mudik tercatat tujuh kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah Cilacap.

“Dari tujuh kejadian tersebut, dua orang meninggal dunia dan sepuluh mengalami luka ringan dengan kerugian materi sekitar Rp9,7 juta,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para pemudik, khususnya pengguna sepeda motor, agar lebih berhati-hati selama perjalanan.

“Kami mengimbau jika lelah atau mengantuk, silakan beristirahat di pos polisi yang tersedia agar perjalanan tetap aman,” katanya.

Baca juga: Sosok Franka, Doktor Unpam Bantah Lakukan Pelecehan di Kereta Tapi Malah Muncul Korban Lain

Sementara itu, salah seorang pemudik asal Bogor dengan tujuan Kroya mengaku perjalanan yang dilaluinya cukup lancar.

“Dari Bogor sampai sini arusnya cukup lancar, tidak ada kemacetan berarti,” ujar pemudik tersebut.

Petugas berharap arus mudik tahun ini dapat berjalan aman dan lancar sehingga para pemudik bisa sampai tujuan dengan selamat dan berkumpul bersama keluarga. (ray/jti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.