Festival Takbir Keliling Idulfitri 1447 H di Mergangsan Bawa Semangat Hidupkan Sejarah Islam
Yoseph Hary W March 20, 2026 12:01 AM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Meski sempat vakum beberapa tahun silam, kini festival takbir keliling Idulfitri kembali digelar oleh para pemuda-pemudi PHBI Mergangsan, berkolaborasi dengan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah, Kemantren Mergangsang, pada Kamis malam (19/3/2026).

Kemeriahan para peserta terlihat dari halaman Museum Perjuangan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta hingga mengular ke Jalan Kolonel Sugiyono.

Beragam kereta hias yang dipenuhi lampu serta lampion terlihat megah. Ribuan peserta berjalan beriringan mengenakan kostum terbaik.

Menghidupkan sejarah islam

Ketua Panitia Acara Nadindra Hadrian, mengatakan festival takbir keliling Idulfitri 1447 H kali ini konsepnya Gema Takbir yang mengingat dan menghidupkan sejarah islam.

“Jadi diharapkan teman-teman dari kontingen itu
menghidupkan kembali sejarah Islam yang mungkin kadang terlupakan, bahkan belum tahu
banyak orang,  harapannya dengan adanya tema tersebut nanti masyarakat, luas lah
terutama oh ternyata ada loh namanya, tema seperti ini,” jelasnya.

Nadin mengatakan ada enam kriteria dalam penilaian festival Takbir Keliling di Mergangsan Kota Yogyakarta.

Beraneka kostum

Meski takbir keliling dibalut dengan festival beraneka kostum dan musik, namun penilaian dari segi syiar menjadi penentu untuk kelompok terbaik.

“Kami tetap mengutamakan syiar karena ini kan tujuannya mengumandangkan takbir. Kalau peserta total ada 13 baik dari Mergangsan maupun dari luar,” ujarnya.

Salah satu peserta, Alya Nur Hanifah, mengatakan dia bersama beberapa temannya membawa konsep syiar tentang tata surya.

Dibalut dengan kostum dan irama marching band, Alya dan kawan-kawannya tampak semangat mengumandangkan takbir hari raya Idulfitri 1447 H.

“Konsepnya tata surya, kita hidup dialam semesta bukan hanya bumi, tapi juga ada tata surya,” pungkasnya. (hda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.