Pemkot Bandung Pantau Seluruh KotaJelang Lebaran, Dari Titik Keramaian Hingga TPS
Kemal Setia Permana March 20, 2026 12:28 AM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung memastikan pemantauan kondisi kota akan dilakukan secara intensif menjelang Hari Raya Idulfitri. 

Sejumlah titik strategis menjadi perhatian, mulai dari kawasan wisata, pusat keramaian, hingga tempat penampungan sampah (TPS).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan pemantauan sudah dimulai sejak siang hari dan akan berlanjut hingga malam. 

“Setelah jumatan langsung ke Kebun Binatang memastikan semuanya kondusif,” ujar Farhan di Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Kamis (19/3/2026) malam. 

Farhan menjelaskan pengawasan juga difokuskan pada titik-titik rawan dan area belanja yang biasanya ramai pada hari terakhir menjelang Lebaran.

Tak hanya itu, keberadaan pedagang kaki lima (PKL) juga menjadi perhatian khusus.

Baca juga: Ribuan Personel Polisi Disiapkan untuk Pengamanan Salat Id Muhammadiyah Besok

“Untuk PKL, jam 10 malam harus sudah selesai. Tidak boleh ada aktivitas lagi,” tuturnya.

Pemkot juga menyiapkan langkah cepat untuk menjaga kebersihan kota. Mulai pukul 00.00, tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Dinas Lingkungan Hidup akan melakukan pembersihan menyeluruh di berbagai titik.

Namun, menurut Farhan, aspek paling krusial adalah pengelolaan sampah, khususnya di TPS saat malam takbiran. 

Ia menargetkan seluruh TPS di Kota Bandung dalam kondisi kosong.

“Semua TPS kita kosongkan. Sebagian sampah diolah di tempat dengan berbagai teknologi, sebagian lagi dibawa ke TPA Sarimukti,” jelasnya.

Farhan mengatakan untuk mendukung hal tersebut, operasional TPA Sarimukti akan diperpanjang. 

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kebersihan kota selama momen Lebaran sekaligus mengantisipasi lonjakan volume sampah tanpa melebihi kapasitas yang tersedia.

“Pada 20 Maret, tempat pembuangan akhir itu akan buka hingga pukul 00.00,” ujarnya.

Baca juga: Jelang Lebaran Perumda Pasar Juara Bentuk Satgas yang Siap Patroli Selama 24 Jam

Terkait kapasitas, Farhan memastikan kuota pembuangan masih mencukupi setidaknya hingga 26 Maret. 

Dia menuturkan, strategi  pengaturan ritase juga telah disiapkan, termasuk menghentikan pengiriman sampah pada 1 dan 2 Syawal.

“Jadi tanggal 21 dan 22 kita tidak kirim sampah. Kuota itu bisa kita geser ke tanggal 25 dan 26,” ujarnya. (*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.