Muhammadiyah Lamongan Gelar Salat Idul Fitri 20 Maret 2026 di 286 Lokasi
Pipit Maulidya March 20, 2026 12:32 AM

 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan dipastikan melaksanakan salat Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026).

Melalui Majelis Tabligh telah mempersiapkan lokasi salat Idul Fitri di 286 lapangan yang tersebar di 27 Cabang Muhammadiyah di Lamongan.

Kepastian ratusan lokasi itu disampaikan oleh Sekretaris Majelis Tabligh PDM Lamongan, Sutikno, melalui pesan WhatsApp.

Dalam keterangannya, ia menyebutkan bahwa penetapan lokasi ini merupakan hasil pendataan dari seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Lamongan.

“Berdasarkan data terakhir yang kami Maret 2026, terdapat sebanyak 286 titik pelaksanaan Sholat Idul Fitri yang akan digelar oleh warga Muhammadiyah di Lamongan,” ujar Sutikno dalam rilisnya, Kamis (19/3/2026).

Ratusan titik tersebut tersebar di 27 PCM yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan. Sebaran lokasi mencakup lapangan strategis yang mampu menampung jamaah dalam jumlah besar.

"Tempat itu dipertimbangkan sekaligus agar memberikan kenyamanan dalam pelaksanaan ibadah," tambahnya.

Ia menjelaskan, lokasi pelaksanaan Sholat Idul Fitri tahun 2026 ini cukup bervariasi.

Tidak hanya terpusat di halaman masjid, tetapi juga digelar di lapangan terbuka, halaman sekolah Muhammadiyah, halaman masjid, hingga kompleks perguruan Muhammadiyah, seperti di Desa Laren, Kecamatan Laren.

Menurutnya, pemilihan lokasi tersebut mempertimbangkan kapasitas jamaah yang terus meningkat setiap tahun, terutama pada momentum Hari Raya Idul Fitri yang menjadi salah satu ibadah terbesar umat Islam.

Baca juga: Pastikan Layak Jalan, Polisi Cek Ketat Ratusan Bus Mudik Gratis di Surabaya

“Lapangan terbuka masih menjadi pilihan utama di beberapa wilayah karena mampu menampung jamaah dalam jumlah besar. Namun, untuk daerah tertentu juga memanfaatkan halaman sekolah dan masjid Muhammadiyah,” jelasnya.

Selain lokasi, PDM Lamongan melalui Majelis Tabligh juga telah menyiapkan para khatib yang akan bertugas menyampaikan khutbah Idul Fitri di masing-masing titik.

Para khatib tersebut berasal dari kalangan ulama, tokoh Muhammadiyah, hingga akademisi yang dinilai kompeten dan berpengalaman, termasuk khatib dari luar Kabupaten Lamongan.

Penunjukan khatib dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan tema khutbah yang relevan dengan kondisi umat saat ini, termasuk penguatan nilai keimanan, persatuan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Sutikno menambahkan, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh panitia di masing-masing lokasi untuk memastikan kesiapan teknis pelaksanaan salat Idul Fitri, mulai dari kebersihan tempat, pengaturan saf, hingga kelancaran arus jamaah.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan kekhusyukan selama pelaksanaan ibadah, serta tetap memperhatikan faktor keamanan dan kenyamanan bersama.

Dengan banyaknya titik yang tersebar, ia berharap pelaksanaan salat Idul Fitri dapat berjalan lancar, tertib, dan khusyuk.

"Ini juga menjadi bentuk pelayanan Muhammadiyah kepada masyarakat luas,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.