TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, akhirnya pemerintah melalui Kementerian Agama mengumumkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu tanggal 21 Maret 2026.
Masih ada kultum atau ceramah di subuh besok tepatnya di tanggal 20 Maret 2026.
Kultum adalah akronim dari kuliah tujuh menit yang berisi pesan atau nasihat kebaikan kepada sesama muslim di depan umum.
Kultum biasanya disampaikan oleh pendakwah, ustaz, tokoh atau para bapak yang memiliki tanggung jawab untuk mengisi sesi tersebut.
Nah, di bulan Ramadan, kultum biasanya mudah ditemui dan disampaiakan sebelum buka puasa, sebelum salat tarawih atau sesudah subuh.
Maka dari itu, berikut ini dia contoh kultum untuk 30 Ramadan 1447 H/20 Maret 2026.
Baca juga: Naskah Kultum Singkat 29 Ramadan 1447/19 Maret 2026: Ramadan sebagai Bulan Introspeksi Diri
Baca juga: Naskah Kultum Singkat 28 Ramadan 1447/Rabu 18 Maret 2026: Kebaikan Berinfak
Judul: Idul Fitri, Titik Awal Jadi Lebih Baik
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Jemaaah sekalian yang dirahmati Allah Swt,
Alhamdulillah, tinggal menghitung hari saja kita di bulan Ramadan. Sebentar lagi, kita akan kembali berpisah dengan bulan penuh berkah ini dan merayakan kemenangan di hari Idul Fitri.
Baca juga: Teks Singkat Kultum Subuh 28 Ramadan 1447 H/18 Maret 2026: Menjaga Makanan Jelang Akhir Ramadan
Hadirin sekalian,
Idul Fitri bukan sekadar hari kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan. Akan tetapi, ini menjadi momen di mana kita kembali kepada fitrah, yakni kesucian dan kebersihan hati.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Barang siapa berpuasa Ramadan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca juga: Teks Kultum Subuh 27 Ramadan 1447 H/16 Maret 2026: Ramadan Segera Berakhir, Apa yang Kita Dapat?
Baca juga: Naskah Kultum Singkat Malam 27 Ramadan 1447/17 Maret 2026: Menggapai Lailatul Qadar ala Rasulullah
Jemaah sekalian,
Idul Fitri mengajarkan kita untuk tetap menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah kita tanamkan selama Ramadan. Ibadah, ketakwaan, dan amal baik tidak boleh berhenti setelah Ramadan berlalu, melainkan harus terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, zakat fitrah juga menjadi salah satu ibadah penting yang tak boleh terlewat dan harus ditunaikan sebelum Idul Fitri. Zakat ini berfungsi untuk membersihkan jiwa dari kesalahan kecil selama puasa serta membantu mereka yang kurang mampu agar dapat merayakan hari raya dengan penuh kebahagiaan.
Maka, akhirnya marilah kita jadikan Idul Fitri sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih taat kepada Allah. Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang mendapatkan keberkahan di hari yang fitri.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.