TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, di puasa terakhir besok tepatnya di tanggal 20 Maret 2026, jangan sampai lupa untuk terus amalkan berdoa di sisa bulan suci Ramadan 1447 H ini.
Karena doa merupakan cara umat Islam untuk berkomunikasi dengan Allah SWT.
Melalui doa, seorang Muslim dapat menyampaikan rasa syukur serta memohon pertolongan dan keberkahan dari-Nya.
Dalam QS Al-Baqarah ayat 186, Allah SWT berjanji akan mengabulkan setiap doa yang dipanjatkan oleh orang-orang yang berpuasa.
Oleh karena itu, umat Islam dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
Maka dari itu, terdapat doa harian yang bisa dipanjatkan umat muslim selama bulan suci Ramadan.
Baca juga: Doa Harian 29 Ramadan 1447 H/19 Maret 2026: Doa Memohon Rahmat dan Taufik Selama Ramadan
Baca juga: Doa Harian 28 Ramadan 1447 H/18 Maret 2026: Memohon Sempurnakan Setiap Ibadah di Bulan Ramadan
Doa Harian Ramadan Hari ke-30
اللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِي فِيْهِ بِالشَّكْرِ وَالْقَبُولِ عَلَى مَا تَرْضَاهُ وَ يَرْضَاهُ الرَّسُوْلُ مُحْكَمَةً فُرُوْعُهُ بالأُصُولِ بِحَقِّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِينَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Latin: Allâhummaj'al shiyâmî fîhi bisysyukri wal qabûli 'alâ mâ tardhâhur Wayardlâhurrasûlu muhkamatan furû'uhu bil ushuli bihaqqi sayyidinâ muhammadin wa âlihit Al-Thâhirîn wal hamdu lillahi rabbil'âlamin.
Artinya: Ya Allah, kabulkan puasaku di bulan ini sesuai dengan ridha-Mu dan ridha Rasul-Mu (sehingga) cabang-cabangnya kokoh karena pondasinya demi junjungan kami Muhammad dan keluarganya. Dan segala puja bagi Allah Tuhan semesta alam.
Baca juga: Doa Harian 27 Ramadan 1447 H/17 Maret 2026: Memohon Dianugerahkan Keutamaan Lailatul Qadar
Baca juga: Doa Harian 26 Ramadan 1447 H/16 Maret 2026: Memohon Dosa Diampuni dan Amalan Diterima
7 Dahsyatnya Kekuatan Doa
Doa memiliki kekuatan yang dahsyat. Dirangkum dari buku Dahsyatnya Doa Para Nabi oleh Syamsuddin Noor, berikut rahasia keajaiban doa:
1. Doa adalah ibadah karena merupakan perintah dari Allah SWT. Melakukan segala sesuatu yang diperintahkan oleh-Nya adalah suatu ibadah.
2. Doa itu sari patinya ibadah. Apabila ibadah tanpa diiringi doa, sama halnya seperti buah tanpa isi.
3. Doa memiliki kedudukan mulia. Tidak ada yang lebih mulia di sisi Allah SWT selain doa. Sebab, di dalam doa terdapat hakikat seorang hamba kepada Tuhan yang telah menciptakannya.
4. Tidak ada yang dapat menolak takdir buruk selain doa kepada Allah SWT. Sebab, jika seorang hamba berdoa dengan sungguh-sungguh, maka Allah berkenan menghapus daftar takdir menurut kehendak-Nya. Apabila Dia sudah berkehendak, maka tidak ada yang bisa mengusik selain memohon kepada-Nya dengan doa. Inilah hikmah mendalam dari dahsyatnya doa.
5. Doa membawa manfaat bagi yang memohonkannya. Hal ini harus diyakini karena termasuk dalam aqidah sam'iyah, yakni kepercayaan yang pada dasarnya hanya sebuah kemungkinan yang boleh dipercaya maupun tidak. Akan tetapi menjadi sesuatu yang wajib dipercaya karena datangnya dari Allah dan rasul-Nya.
6. Allah SWT banyak mengajarkan doa-doa sebagaimana terdapat dalam Al Quran, begitu pula dengan Rasulullah SAW. Beliau mengajarkan doa siang dan malam agar dapat diamalkan oleh para umatnya. Doa sudah ada sejak Nabi Adam AS diciptakan dan pengabulan doa oleh Allah SWT sudah ada sejak saat itu.
7. Doa adalah kekuatan ampuh bagi orang-orang yang beriman. Doa adalah kekuatan batin, pembuka pintu rezeki, jalan menuju keberkahan, dan kemenangan dunia akhirat.
Pada hakikatnya, doa adalah sebuah harapan. Segala yang tidak mungkin akan menjadi mungkin atas kehendak-Nya. Semoga bermanfaat. (*)