TRIBUN-TIMUR.COM — Prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk wilayah Sulsel hari ini, Jumat (20/3/2026).
Cuaca saat pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah oleh Muhammadiyah diprediksi tak sepenuhnya cerah.
Sebagian wilayah justru akan diguyur hujan, mulai dari intensitas ringan hingga lebat.
Makassar Berpotensi Diguyur Hujan
Wilayah Kota Makassar diprediksi akan mengalami hujan ringan saat Salat Idulfitri berlangsung.
Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di Kabupaten Maros dan Takalar.
Sementara itu, Kabupaten Pangkep menjadi daerah dengan potensi hujan paling tinggi.
BMKG memprediksi hujan lebat akan turun di wilayah tersebut saat umat muslim melaksanakan salat Id.
Wilayah Lain Didominasi Berawan
Sebagian besar wilayah lainnya di Sulawesi Selatan diprakirakan berada dalam kondisi berawan.
Total ada 19 daerah yang tidak mengalami hujan signifikan saat pelaksanaan salat.
Daerah tersebut meliputi:
Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Luwu, Luwu Timur, Palopo, Parepare, Pinrang, Sidrap, Sinjai, Soppeng, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Wajo.
Namun, kondisi berbeda terjadi di Kabupaten Luwu Utara.
Wilayah ini diperkirakan akan diselimuti kabut pada pagi hari saat Salat Id berlangsung.
Hujan Mengiringi Periode Mudik
Plt Kepala BMKG Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil, sebelumnya telah mengingatkan adanya potensi hujan selama periode mudik Lebaran.
Periode tersebut berlangsung sejak 13 hingga 30 Maret 2026.
Menurutnya, cuaca di Sulawesi Selatan secara umum didominasi hujan ringan hingga sedang.
Kondisi ini juga berpotensi terjadi saat pelaksanaan Salat Idulfitri, baik pada 20 maupun 21 Maret 2026.
“Secara umum wilayah Sulawesi Selatan berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang, termasuk saat pelaksanaan Salat Id,” ujarnya.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada dan menyiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan saat berangkat ke lokasi salat.
Terutama bagi warga di wilayah yang berpotensi diguyur hujan. (*)