9 Armada Cari ABK Speedboat yang Jatuh di Sungai Sesayap Tana Tidung
Amiruddin March 20, 2026 06:14 AM

 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Upaya pencarian terhadap seorang Anak Buah Kapal ( ABK ) yang terjatuh di perairan Sungai Sesayap, terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan, dengan metode penyisiran sungai atau sweeping.

Korban diketahui bernama Firman (25), yang terjatuh saat speedboat dalam perjalanan dari Tarakan menuju Kabupaten Tana Tidung, sekitar pukul 16.25 WITA.

Diketahui pada Kamis (19/3/2026) kemarin, armada speedboat reguler tersebut bertolak dari Tarakan menuju Kabupaten Tana Tidung sekira pukul 14.15 WITA, dan diperkirakan sampai pada 17.00 WITA.

 

titik kumpul pencarian korban di Pelabuhan Feri Sebawang
LAKUKAN PENYISIRAN SUNGAI - Suasana titik kumpul pencarian korban di Pelabuhan Feri Sebawang, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Kamis (19/3/2026). Sebanyak sembilan armada dikerahkan untuk mencari ABK speedboat yang jatuh di Sungai Sesayap, Tana Tidung, hingga malam hari. (TribunKaltara.com/Rismayanti)

 

Baca juga: Kronologi Jatuhnya ABK Speedboat Habibi Express saat Melintas di Desa Sebawang Tana Tidung

Korban diduga terjatuh di perairan Sungai Sesayap, tepatnya di wilayah Desa Sebawang, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara ( Kaltara ), tidak jauh dari Pelabuhan Feri Sebawang.

Kepala BPBD Tana Tidung, Didik Darmadi, mengatakan pada malam hari ini pihaknya telah menurunkan sejumlah armada untuk mempercepat proses pencarian korban.

“Malam ini kita sudah menurunkan 8 armada speedboat.

Termasuk 2 armada dari Polhut, dan tambahan 1 dari Basarnas Tarakan, jadi total 9 armada,” kata Didik kepada TribunKaltara.com.

Ia menjelaskan, setiap armada diisi sekitar lima personel, yang berasal dari berbagai unsur gabungan.

Adapun instansi yang terlibat dalam operasi pencarian ini antara lain TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Basarnas, Polhut, serta dibantu masyarakat setempat.

“Instansi yang terlibat ada TNI, Polri, Dishub, Basarnas, Polhut, dan dibantu juga oleh warga,” jelasnya.

Didik menambahkan, metode pencarian yang digunakan saat ini adalah sweeping atau penyisiran di sepanjang aliran sungai, dengan membagi tim ke beberapa titik.

“Metode pencarian kita sweeping.

kita menyisiri sungai dan membagi beberapa tim.

Tapi untuk sementara titik pencarian masih acak, karena korban belum terdeteksi,” katanya.

 

ABK SPEEDBOAT TERJATUH - Speedboat reguler saat baru tiba di Pelabuhan Keramat, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Kamis (19/3/2026). ABK salah satu speedboat reguler terjatuh saat masih dalam pelayaran.
ABK SPEEDBOAT TERJATUH - Speedboat reguler saat baru tiba di Pelabuhan Keramat, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Kamis (19/3/2026). Sebanyak sembilan armada dikerahkan untuk mencari ABK speedboat yang jatuh di Sungai Sesayap, Tana Tidung, hingga malam hari. (TribunKaltara.com/Rismayanti)

 

Baca juga: Breaking News Saat Berlayar Menuju Tana Tidung, ABK Speedboat Reguler Terjatuh di Sungai Sesayap

Ia menyebutkan, pencarian difokuskan pada titik-titik terdekat dari lokasi awal korban dilaporkan terjatuh.

Meski demikian, proses pencarian di malam hari diakui menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan jarak pandang.

“Kendalanya di malam hari itu jarak pandang terbatas.

Kemudian banyak kayu hanyut, arus sungai juga cukup deras, ditambah kondisi air pasang dan banjir di daerah hulu,” ungkapnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, tim gabungan tetap mengoptimalkan upaya pencarian dengan dukungan dari Basarnas yang memiliki keahlian khusus dalam operasi SAR.

“Untuk sementara kita lakukan sweeping dulu, dan kita juga dibantu oleh tim dari Basarnas,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga memastikan ketersediaan bahan bakar bagi armada yang digunakan, termasuk armada milik warga yang turut membantu proses pencarian.

“Yang penting saat ini kita siapkan BBM, terutama untuk armada warga yang ikut membantu,” ujarnya.

 

PENCARIAN ABK TERJATUH - Pencairan ABK speedboat reguler Habibi Express yang terjatuh di Sungai Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Kamis (19/3/2026).
PENCARIAN ABK TERJATUH - Pencairan ABK speedboat reguler Habibi Express yang terjatuh di Sungai Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Kamis (19/3/2026). Sebanyak sembilan armada dikerahkan untuk mencari ABK speedboat yang jatuh di Sungai Sesayap, Tana Tidung, hingga malam hari. (ISTIMEWA)

 

Didik menjelaskan, operasi pencarian ini akan dilakukan selama tujuh hari pertama, dengan status tanggap darurat, dan akan diperpanjang jika korban belum ditemukan.

“Kita lakukan pencarian 7 hari pertama dulu, nanti kalau belum ditemukan kita lanjut tahap kedua 7 hari lagi, sampai tahap ketiga,” terangnya.

Untuk mendukung koordinasi, posko pencarian dipusatkan di Pelabuhan Sebawang, yang dinilai sebagai titik terdekat dari lokasi kejadian.

“Posko pencarian kita titikkan di Pelabuhan Sebawang sebagai titik kumpul,” pungkasnya.

(*)

Penulis : Rismayanti 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.