TRIBUNGORONTALO.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda memastikan pelaksanaan salat Idulfitri 1447 Hijriah telah dipersiapkan secara menyeluruh.
Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setda Kota Gorontalo, Soekamto Mooduto, menyampaikan bahwa lokasi pelaksanaan salat Id tahun ini tersebar di ratusan titik di seluruh wilayah kota.
“Untuk pelaksanaan salat Idulfitri di Kota Gorontalo tersebar dalam 183 titik, terdiri dari 177 masjid dan 7 titik di lapangan,” ujar Soekamto disela-sela kegiatan Tonggeyamo, Kamis malam (19/3/2026).
Ratusan titik tersebut tersebar di sembilan kecamatan, yakni Kecamatan Kota Selatan, Kota Utara, Kota Tengah, Kota Timur, Kota Barat, Dungingi, Dumbo Raya, Hulonthalangi, dan Sipatana.
Sejumlah masjid besar menjadi pusat pelaksanaan salat Id, di antaranya Masjid Agung Baiturrahim yang berada di Kecamatan Kota Selatan, Masjid Darul Arqam di Kecamatan Kota Selatan, Masjid Al-Ittihad di Kecamatan Kota Tengah, serta Masjid Nurul Yaqin di Kecamatan Kota Barat.
Selain itu, pelaksanaan salat Id juga akan berlangsung di berbagai masjid lingkungan yang tersebar di kelurahan, seperti di wilayah Wongkaditi Barat (Kota Utara), Limba U I dan Limba U II (Kota Selatan), Dulalowo (Kota Tengah), Buladu (Kota Barat), hingga Talumolo (Dumbo Raya).
Tak hanya di masjid, pemerintah juga menyiapkan pelaksanaan salat Id di lapangan terbuka untuk mengakomodasi membludaknya jemaah.
Beberapa titik lapangan tersebut antara lain Lapangan Taruna Remaja di Kecamatan Kota Selatan, Lapangan Padebuolo di Kecamatan Kota Timur, Lapangan Buladu di Kecamatan Kota Barat, serta lapangan-lapangan kelurahan lainnya di wilayah Hulonthalangi dan Sipatana.
Khusus di Masjid Agung Baiturrahim, pelaksanaan salat Id akan dipimpin oleh tokoh-tokoh yang telah ditunjuk secara resmi.
Bertindak sebagai khatib adalah Dr Haji Kasmat Sartono MAg dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo.
Sementara imam salat dipercayakan kepada Yudin Muhammad SPd MPd yang dikenal sebagai qari nasional.
Di sisi lain, pelaksanaan salat Id di Lapangan Taruna Remaja yang berada di pusat Kota Gorontalo juga menjadi salah satu titik utama yang diprediksi akan dipadati jemaah.
Di lokasi tersebut, khatib adalah Kam Tomo Dutu SH MH selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo. Sedangkan imam salat adalah Abdurrahman Yasir Arapat S Sos, yang juga dikenal sebagai qari nasional.
Soekamto mengatakan, penyebaran titik salat Id ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus menghindari penumpukan jemaah di satu lokasi.
“Dengan banyaknya titik ini, masyarakat bisa melaksanakan salat Id di lokasi terdekat dari tempat tinggalnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh panitia di masing-masing titik telah berkoordinasi dengan pemerintah, termasuk kesiapan khatib, imam, serta sarana pendukung lainnya.
Sebaran titik salat Idulfitri di Kota Gorontalo menunjukkan pemerataan layanan ibadah di seluruh wilayah, dari pusat kota hingga kawasan pinggiran.
Di Kecamatan Kota Selatan, pelaksanaan salat Id akan berlangsung di sejumlah masjid besar seperti Masjid Darul Arqam serta masjid-masjid di Kelurahan Limba U I, Limba U II, dan Biawu.
Termasuk di Lapangan Taruna Remaja yang menjadi titik utama pelaksanaan salat ID.
Sementara di Kecamatan Kota Utara, titik pelaksanaan tersebar di wilayah Wongkaditi Barat, Wongkaditi Timur, serta sekitarnya yang dipusatkan di masjid-masjid lingkungan.
Di Kecamatan Kota Tengah, selain Masjid Al-Ittihad, masyarakat juga dapat melaksanakan salat Id diberbagai titik serta di masjid-masjid di Kelurahan Dulalowo dan sekitarnya.
Untuk Kecamatan Kota Timur, salat Id juga digelar di wilayah Padebuolo dan Heledulaa, baik di masjid maupun lapangan terbuka.
Kemudian di Kecamatan Kota Barat, pelaksanaan salat Id tersebar di wilayah Buladu dan sekitarnya, termasuk penggunaan lapangan terbuka untuk menampung jemaah.
Di Kecamatan Dungingi, titik pelaksanaan berada di masjid-masjid kelurahan yang selama ini menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat setempat.
Sementara itu, di Kecamatan Dumbo Raya, pelaksanaan salat Id berlangsung di wilayah Talumolo dan Leato, baik di masjid maupun lapangan terbuka.
Untuk Kecamatan Hulonthalangi, titik pelaksanaan tersebar di sejumlah kelurahan yang memanfaatkan masjid serta lapangan kelurahan.
Begitu pula di Kecamatan Sipatana, masyarakat dapat melaksanakan salat Id di berbagai masjid lingkungan yang telah disiapkan panitia.
Pemerintah berharap dengan tersebarnya 183 titik ini, seluruh masyarakat Kota Gorontalo dapat melaksanakan salat Idulfitri dengan aman, nyaman, dan khusyuk tanpa harus menempuh jarak yang jauh.
Pelaksanaan yang tersebar ini juga diharapkan mampu mengurai kepadatan jemaah, terutama di titik-titik utama seperti Masjid Agung Baiturrahim dan Lapangan Taruna Remaja.
Dengan kesiapan yang telah dilakukan, Pemkot Gorontalo optimistis pelaksanaan Hari Raya Idulfitri tahun ini akan berjalan lancar di seluruh wilayah kota.
Hasil Tonggeyamo di Rudis Wali Kota Gorontalo, Idulfitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026
Pemerintah Kota Gorontalo menggelar tradisi adat Tonggeyamo di Rumah Dinas (Rudis) Wali Kota Gorontalo, Kamis (19/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, Wakil Wali Kota Indra Gobel, Sekretaris Daerah Ismail Madjid, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Suasana berlangsung khidmat sekaligus penuh kehangatan. Tonggeyamo menjadi momentum berkumpulnya unsur pemerintah dan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel menyampaikan bahwa pemerintah melalui sidang isbat telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Penetapan tersebut dilakukan oleh Kementerian Agama bersama para ulama, pimpinan organisasi masyarakat Islam, serta tim hisab dan rukyat.
Ia mengajak seluruh umat Islam untuk menyambut Idul Fitri dengan penuh rasa syukur.
“Marilah kita menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan kumandang takbir, tahmid, dan tahlil sebagai bentuk pengakuan atas kebesaran Allah SWT,” ujarnya.
Selain itu, Indra juga mengungkapkan bahwa pada malam yang sama akan digelar pawai obor sebagai bagian dari penutup tradisi Tumbilotohe. Pawai obor tersebut sekaligus menjadi penutup malam pemasangan lampu dan dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-298 Kota Gorontalo.
“Insyaallah malam ini kita akan mengadakan pawai obor akbar, sekaligus menutup Tumbilotohe dan menyambut hari ulang tahun Kota Gorontalo,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan memperkuat keimanan serta mengingatkan umat untuk kembali kepada fitrah setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.
Sebagai informasi, Tonggeyamo merupakan salah satu tradisi adat Gorontalo yang bermakna musyawarah atau pertemuan resmi antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat. Dalam konteks kekinian, Tonggeyamo tidak hanya menjadi forum silaturahmi, tetapi juga wadah penyampaian pesan-pesan penting pemerintah kepada masyarakat, khususnya menjelang momentum keagamaan. Tradisi ini sarat nilai kebersamaan, persatuan, serta penghormatan terhadap adat dan budaya lokal yang masih dijaga hingga kini.
Melalui Tonggeyamo, pemerintah daerah menunjukkan kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai religius dan kearifan lokal yang menjadi identitas Gorontalo.
Menutup sambutannya, Wakil Wali Kota Gorontalo menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Gorontalo dan pribadi, kami mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang kembali kepada fitrah,” tutupnya.
Dengan ditetapkannya Idul Fitri pada Sabtu, 21 Maret 2026, masyarakat diharapkan dapat merayakan lebaran dengan penuh khidmat, menjaga kebersamaan, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama.
Pantauan di lapangan, Wali Kota Adhan Dambea tampil mantap dengan seragam putih lengkap dan kopiah hitam. Begitu pula Wakil Wali Kota Indra Gobel dan Sekda Kota Gorontalo Ismail Madjid bersama sejumlah pimpinan OPD.
Kegiatan ditutup dengan saling berjabat tangan dan makan bersama yang telah disiapkan panitia. (*/Jefri)