Grid.ID – Momen Lebaran biasanya identik dengan keceriaan dan kumpul keluarga. Namun, bagi keluarga besar Harry Kiss, Idul Fitri tahun ini dipastikan terasa sangat berbeda. Pasalnya, ini akan menjadi Lebaran pertama mereka tanpa kehadiran sang putra tercinta, Vidi Aldiano.
Ditemui di TPU Tanah Kusir tepat di hari ke-14 kepergian Vidi, Harry Kiss tak bisa menyembunyikan rasa rindunya. Ia mengenang bagaimana Vidi selalu menjadi sosok paling "heboh" dalam menyiapkan ritual tahunan keluarga setiap hari raya.
Salah satu yang paling dirindukan Harry adalah tradisi foto keluarga di depan rumah. Bukan sekadar foto formal mengenakan baju koko, Vidi Aldiano dikenal selalu punya ide-ide unik bahkan cenderung 'nyeleneh' untuk tema foto mereka.
"Lebaran itu kita punya ritual-ritual ya. Jadi ritual foto yang sudah jelas. Fotonya biasanya kita di depan rumah dengan berbagai tema," ujar Harry Kiss saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Kamis (19/3/2026).
Mulai dari kostum pahlawan super hingga profesi unik, semua pernah mereka lakoni demi kreativitas sang putra.
"Ada tema nelayan-lah, tema tukang kopi-lah, ada tema Avengers, sampai Power Rangers. Lucu-lucu lah pokoknya," lanjutnya.
Bagi Harry Kiss, Vidi bukan sekadar anggota keluarga, melainkan pengarah gaya di balik kekompakan mereka. Foto-foto tematik tersebut bahkan selalu ditunggu-tunggu oleh para sahabat dan netizen setiap tahunnya.
Kini, menjelang hari raya, Harry mengaku bingung karena tidak ada lagi yang mengarahkan gaya atau memberikan ide kreatif untuk sesi foto keluarga mereka nanti.
"Nah itu biasanya ditunggu sama teman-temannya Vidi, 'kali ini apa gitu temanya?'. Tapi saya nggak tahu tahun ini temanya apa, ada ide nggak? Karena tukang idenya sudah meninggal," ucap Harry.
Menu Lebaran Favorit Vidi Aldiano
Selain soal foto, urusan dapur juga menjadi kenangan tersendiri. Jika Vidi yang memegang kendali soal konsep foto, Harry Kiss-lah yang biasanya turun tangan untuk urusan masak-memasak.
Harry menceritakan bahwa selain menu wajib seperti opor ayam, keluarga mereka selalu menyiapkan menu tambahan yang menjadi favorit, yakni sop buntut dan bakso. Tak hanya masakan lokal, Harry juga teringat betapa Vidi sangat menyukai makanan Jepang.
"Vidi sih makan apa saja doyan. Tapi dia paling senang itu dulu makanan Jepang ya, sushi gitu. Kita juga satu keluarga senang sushi," kenangnya.
Hingga hari ke-14 kepergiannya, makam Vidi Aldiano terpantau masih terus didatangi peziarah. Harry Kiss menyebut mereka bukan sekadar penggemar, melainkan sahabat bagi putranya.
"Itu tujuan hidup kita sebenarnya, dikenal sebagai orang baik," tutup Harry Kiss sebelum meninggalkan area pemakaman.
Sebagai informasi, Vidi Aldiano tutup usia pada Jumat (7/3/2026). Sebelum berpulang, Vidi diketahui memiliki riwayat penyakit kanker sejak tahun 2019.