350 penerima manfaat yang terdiri dari anak yatim, fakir miskin, dan keluarga terdampak bencana banjir menjadi sasaran utama penyaluran bantuan.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Provinsi Aceh menyalurkan santunan Ramadhan 1447 H/2026 M kepada ratusan anak yatim dan keluarga kurang mampu di wilayah terdampak bencana banjir di Aceh.
Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak pada Kamis (19/3/2026) di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, dan Kabupaten Bireuen.
Program sosial tersebut merupakan hasil kolaborasi antara LPAI Provinsi Aceh dengan BAZNAS RI, Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sigli, serta Taman Iskandar Muda Jakarta.
Sebanyak 350 penerima manfaat yang terdiri dari anak yatim, fakir miskin, dan keluarga terdampak bencana banjir menjadi sasaran utama penyaluran bantuan.
Ketua LPAI Provinsi Aceh, Marzuki, SHI., MH., mengatakan bahwa program santunan Ramadhan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak, di tengah kondisi sosial ekonomi yang terdampak bencana.
Menurutnya, momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas antar sesama, terutama bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Program ini kami hadirkan untuk membantu meringankan beban keluarga, sekaligus memastikan anak-anak yatim, fakir miskin dan keluarga terdampak banjir tetap dapat merasakan kebahagiaan di bulan suci Ramadhan dan menjelang Idul Fitri,” ujarnya.
Ia menambahkan, wilayah sasaran diprioritaskan pada daerah yang terdampak bencana banjir dalam beberapa waktu terakhir, sehingga bantuan yang disalurkan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Adapun bantuan yang diberikan berupa paket santunan kebutuhan anak, seperti pakaian baru, kain sarung, sajadah, serta perlengkapan ibadah lainnya.
Bantuan ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan material, tetapi juga memberikan dukungan moral dan spiritual bagi para penerima manfaat.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan pengurus LPAI di tingkat kabupaten.
Mereka berperan dalam proses pendataan hingga distribusi bantuan di lapangan, guna memastikan penyaluran tepat sasaran dan berjalan lancar.
Di Kabupaten Pidie, penyaluran bantuan berlangsung dengan tertib dan disambut antusias oleh masyarakat.
Anak-anak penerima manfaat tampak bahagia saat menerima paket santunan yang diberikan, terutama karena bantuan tersebut sangat dibutuhkan menjelang Hari Raya.
Hal serupa juga terlihat di Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen. Proses distribusi berjalan lancar dengan pendampingan langsung dari pengurus LPAI setempat, sehingga seluruh bantuan dapat tersalurkan dengan baik kepada para penerima.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak yang terlibat, mencerminkan kuatnya sinergi antar lembaga dalam pelaksanaan program kemanusiaan di bulan Ramadhan.
Kolaborasi antara BAZNAS RI, Bank Syariah Indonesia Cabang Sigli, serta Taman Iskandar Muda Jakarta menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan bantuan sekaligus meningkatkan efektivitas penyaluran kepada masyarakat.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga distribusi di lapangan.
Keterlibatan Bank Syariah Indonesia Cabang Sigli menunjukkan komitmen dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya bagi kelompok rentan dan masyarakat terdampak bencana sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
Di sisi lain, partisipasi Taman Iskandar Muda Jakarta menjadi cerminan kepedulian masyarakat Aceh di perantauan terhadap kondisi kampung halaman.
Hal ini sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, serta semangat gotong royong antar sesama anak bangsa.
Marzuki menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan secara serentak di tiga kabupaten merupakan strategi untuk mempercepat penyaluran bantuan. Hal ini dinilai penting mengingat waktu menuju Hari Raya Idul Fitri yang semakin dekat.
Dengan pelaksanaan serentak, seluruh bantuan dapat segera diterima oleh masyarakat tanpa harus menunggu waktu yang lama. Selain itu, langkah ini juga memastikan pemerataan distribusi bantuan di wilayah sasaran.
Ke depan, LPAI Provinsi Aceh berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan cakupan yang lebih luas dan jumlah penerima manfaat yang semakin meningkat.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian sosial terhadap anak-anak dan keluarga yang membutuhkan perhatian.
Kegiatan Santunan Ramadhan 2026 ini tidak hanya menjadi bentuk bantuan sosial semata, tetapi juga menjadi simbol kuatnya kebersamaan dalam membantu sesama.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, kolaborasi antar lembaga menjadi kunci dalam menghadirkan solusi yang nyata dan berkelanjutan.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, bantuan yang disalurkan diharapkan dapat memberikan kebahagiaan tersendiri bagi para penerima manfaat.
Senyum anak-anak yatim dan keluarga terdampak menjadi cerminan bahwa kepedulian sosial masih tumbuh dan hidup di tengah masyarakat Aceh.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, senyum anak-anak yatim dan keluarga terdampak banjir menjadi cerminan keberhasilan program ini.
Harapannya, kebahagiaan kecil yang diberikan hari ini dapat menjadi energi besar untuk masa depan mereka yang lebih cerah.(*)