Tribunlampung.co.id,Bandar Lampung - Pemerintah Kota ( Pemkot) dan Polresta Bandar Lampung kompak mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan malam takbir Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Perayaan malam takbir bakal berlangsung Jumat (20/3/2026) malam di wilayah Kota Bandar Lampung.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menegaskan bahwa malam takbir merupakan momen penuh suka cita yang seharusnya dirayakan secara tertib tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat lain.
"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban saat malam takbiran. Hindari kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan bersama," ujarnya, Jumat (20/3/2026).
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyalakan petasan. Selain berbahaya, lanjut Alfret, penggunaan petasan dinilai dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Baca juga: Khotib Muhajir Ingatkan Warga Muhammadiyah Implementasikan Madrasah Ramadan
"Penggunaan petasan sangat berisiko terhadap keselamatan dan dapat mengganggu ketertiban," tegasnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak melakukan konvoi kendaraan secara berlebihan. Terlebih yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas.
"Kami juga mengingatkan agar tidak melakukan konvoi kendaraan secara ugal-ugalan atau menggunakan kendaraan yang tidak sesuai peruntukannya," tambahnya.
Sebagai alternatif, masyarakat dianjurkan merayakan malam takbiran dengan kegiatan positif, seperti takbir keliling secara tertib atau memperbanyak ibadah di masjid dan lingkungan sekitar.
Polresta Bandar Lampung juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di titik keramaian seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, dan destinasi wisata.
Bagi warga yang hendak mudik, diimbau untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman serta berkoordinasi dengan tetangga maupun aparat setempat. Layanan kepolisian 110 juga disiapkan dan aktif selama 24 jam.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turut mengeluarkan imbauan serupa. Ia meminta masyarakat tidak menyalakan petasan maupun melakukan konvoi kendaraan saat malam takbiran.
Menurutnya, perayaan Idul Fitri sebaiknya diisi dengan kegiatan yang lebih khidmat dan bermakna. "Rayakan hari kemenangan dengan cara yang lebih sederhana, berkumpul bersama keluarga, dan memperbanyak ibadah," ujarnya.
Eva menilai penggunaan petasan tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga mengganggu kenyamanan warga lain, terutama anak-anak dan lansia.
Selain itu, konvoi kendaraan dinilai berisiko memicu kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas.
Pemerintah Kota Bandar Lampung, lanjutnya, telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk melakukan pengawasan di sejumlah titik guna memastikan situasi tetap kondusif.
Ia berharap masyarakat dapat mematuhi imbauan tersebut demi terciptanya suasana Idul Fitri yang aman, damai, dan penuh kebersamaan.
"Momentum Idulfitri adalah saat untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, bukan euforia yang berlebihan," pungkasnya.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )