Ada Penumpang yang Diberi Kursi Plastik di Bus Meski Sudah Bayar 420 Ribu, PO Murni Jaya Beri Reaksi
Talitha Daren March 20, 2026 11:38 AM
TRIBUNTRENDS.COM - Sebuah unggahan di media sosial menjadi perbincangan luas setelah menyoroti pengalaman kurang menyenangkan seorang pria paruh baya dalam perjalanan dari Tangerang menuju Banyumas.
Pria tersebut diketahui telah membeli tiket bus seharga Rp420 ribu.
Namun alih-alih mendapatkan kursi sesuai fasilitas, ia justru diminta duduk di kursi plastik tambahan yang kerap disebut sebagai “kursi bakso” oleh penumpang.
Baca juga: Beli Tiket Mahal, Pemudik Tujuan Banyumas Justru Duduk di Kursi Plastik Belakang Bus
Postingan Jadi Viral
Peristiwa ini terjadi pada Senin, 18 Maret 2026. Cerita tersebut pertama kali dibagikan oleh anak penumpang melalui akun TikTok @meong-i, lalu turut diunggah ulang di platform X oleh akun @dukeofsemarang.
Unggahan itu berisi keluhan setelah mengetahui sang ayah tidak memperoleh tempat duduk sebagaimana mestinya.
Dalam keterangan unggahan, disebutkan kekecewaan atas kondisi tersebut, mengingat harga tiket yang dibayar tidaklah murah untuk perjalanan jarak jauh.
Kronologi kejadian bermula saat sang ayah berangkat dari Terminal Poris Plawad, Tangerang, menggunakan bus PO Murni Jaya.
Pada tiket yang dibeli, tercantum nomor kursi 39.
Namun saat memasuki bus, ia mendapati bahwa nomor kursi resmi hanya tersedia hingga nomor 38.
Sebagai solusi, kru bus kemudian menyediakan kursi plastik tanpa sandaran yang ditempatkan di lorong bus sebagai pengganti.
Baca juga: Kronologi Ibu Kerudung Hijau Memaki Seorang Kakek di Bus: Apa Kamu Dibayar Freddy Pratama Narkoba?
PEMUDIK DUDUK DI KURSI - Seorang pemudik tujuan Banyumas duduk di kursi plastik di bagian belakang bus setelah menerima tiket nomor 39 yang ternyata berada di luar kapasitas kursi utama bus saat berangkat dari Tangerang. (Tribunnews Bogor/X(Twitter))
Sang Anak Tidak Tega dengan Kondisi Ayahnya
Melalui tangkapan layar percakapan WhatsApp yang dibagikan, sang ayah terlihat mengeluhkan situasi tersebut kepada anaknya.
Ia mengirimkan foto kursi plastik berwarna abu-abu sambil menyampaikan bahwa dirinya hanya mendapatkan bangku cadangan.
Perjalanan Tangerang–Banyumas yang mencapai lebih dari 400 kilometer dengan durasi sekitar 10 jam membuat kondisi ini dinilai tidak nyaman dan berisiko bagi penumpang.
Sang anak pun turut menyayangkan kejadian tersebut, terutama karena harga tiket tetap dikenakan penuh.
Unggahan ini pun telah ditonton jutaan kali dan menuai berbagai reaksi dari warganet.
Banyak yang mengkritik pihak operator bus karena diduga menjual tiket melebihi kapasitas, terutama menjelang musim mudik.
Baca juga: Mudik Irit & Bebas Macet, Cek Jadwal KA Batara Kresna Solo-Wonogiri Edisi Lebaran 2026
Reaksi PO Murni Jaya
Menanggapi hal itu, pihak PO Murni Jaya melalui akun resminya sempat memberikan klarifikasi di kolom komentar.
Mereka meminta data pendukung seperti foto tiket dan nomor lambung bus agar kejadian tersebut dapat ditindaklanjuti.
Di sisi lain, sejumlah warganet menyebut bahwa penggunaan kursi tambahan seperti kursi plastik memang masih kerap ditemukan.
Khususnya pada bus kelas ekonomi atau saat terjadi lonjakan penumpang.