Bentuk Toleransi Perbedaan, Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Tambun Bekasi Dijaga Banser
Joseph Wesly March 20, 2026 11:50 AM

 

Laporan Muhammad Azzam

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI- Sejumlah anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) turut berjaga saat pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriyah warga Muhammadiyah di Kawasan Grand Wisata Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Jumat (20/3/2026).

Total ada enam anggota Banser yang berjaga bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM).

Mereka melakukan pengaturan serta mengarahkan parkir jamaah maupun lokasi duduk untuk salat.

Banser juga menyiapkan air minum buat jamaah warga Muhammadiyah yang melaksanakan salat id.

Satkorwil Banser Tambun, Heryanto mengatakan, kehadiran sebagai bentuk persaudaraan antara Banser dengan Muhammadiyah.

"Iya ada enam anggota, ini bentu partisipasi dalam ikut mengamankan salat idul fitri Muhammadiyah," katanya.

Untuk Banser sendiri yang merupakan organisasi pemuda Nahdatul Ulama (NU) akan melaksanakan salat Idul Fitri pada Sabtu (21/3/2026) besok.

Akan tetapi kehadirannya bentuk tolerasi perbedaan hari lebaran antara NU dan Muhammadiyah.

"Iya kita besok salatnya Idul Fitrinya, hari ini sebagai bentuk sesama saudara walaupun berbeda lebaran," kata dia.

Kebersamaan NU dan Muhammadiyah di Grand Wisata

Sekretaris Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bekasi Ferryal Abadi mengatakan, seperti khotib sampaikan bahwa NU dan Muhammadiyah ini selalu bersama di Grand Wisata Tambun Bekasi.

Bahkan tadi disebutkan akan membangun Graha Muhammadiyah dan NU bersama-sama di daerah Grand Wisata Tambun.

"Jadi banyak sekali kegiatan kegiatan bersama termasuk Idul Fitri ini walaupun kita berbeda lebarannya Ansor Banser membantu Kokam Muhammadiyah begitu juga ketika NU ada kegiatan Kokam juga membantu," kata dia.

Pesan Khatib: Pertahankan Kebaikan Usai Ramadan

Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Idul Fitri 1447 Hijriyah di Kawasan Grand Wisata Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Jumat (20/3/2026).

Khatib dalam salat Idul Fitri di lokasi tersebut yakni Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Dadang Kahmad.

Dalam ceramahnya, ia mengajak para jamaah warga Muhammadiyah agar mempertahankan kebaikan yang dilakukan selama bulan Ramadan.

Kebaikan itu seperti dalam melaksanakan salat malam, membaca Al-Quran, bersedekah maupun amalan kebaikan lain yang dikerjakan selama Ramadan 2026.

"Setelah puasa ini ada dampaknya di kehidupan nyata, Allah SWT memberikan pelatihan sebulan kemarin. Jangan kita berpuasa hanya menahan lapar dan dahaga saja, ada atsar lah atau ada dampak," kata Prof Dadang saat diwawancarai pada Jumat (20/3/20256).

Selain amalan ibadah yang dapat dipertahankan setelah Ramadan, kata Dadang, amalan kebaikan seperti membantu sesama harus juga dipertahankan.

Terlebih dalam kondisi ketidakpastian ekonomi. Karena pasca Covid-19 kemarin, dia menilai ekonomi Indonesia belum bangkit maksimal sehingga masih banyak kesusahan yang dialami masyarakat.

"Atsar itu minimal kedermawanannya harus tetap dipertahankan. Dalam kodisi seperti ini kepekaan dan kepedulian kepada sesama bahkan tetangga dekat harus dijaga," beber dia.

Adanya perang dunia antara Amerika Israel dengan Iran juga membuat kondisi ekonomi berdampak, apalagi ketika BBM terdampak yang berpotensi menimbulkan kenaikan harga.

Banyak pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan melahirkan kemiskinan baru di sekitar lingkungan rumah sendiri.

"Maka sebenarnya kita kepedulian itu penting. Penting dilakukan agar mereka tidak kelaparan," ujarnya.

Karena dalam sabda Nabi Muhammad Rasullah ialah mengatakan, bukan orang mu'min kalau dirinya kenyang akan tetapi tetangganya lapar.

"Nah itu juga dicatatkan kita sendiri agar lebih peka dalam lingkungan sendiri dan masyarakat luas umumnya," kata dia.

Ribuan Jamaah Padati Lokasi Salat Id

Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Idul Fitri 1447 Hijriyah di Kawasan Grand Wisata Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Jumat (20/3/2026).

Berdasarkan pantauan Tribun Bekasi, warga Muhammadiyah mendatangi lokasi salat Idul Fitri tepatnya di perempatan Go Wet Waterpark Grand Wisata Tambun sejak pukul 05.20 WIB, semakin siang semakin ramai datang ke lokasi.

Jamaah laki-laki memenuhi shaf bagian depan sedangkan perempuan bagian belakang hingga memenuhi satu badan jalan di lokasi tersebut.

Gema takbir mengumandang sesaat sebelum pelaksanaan salat. Sejumlah petugas Kepolisian melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas.

Ada pula, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) bersama Barisan Ansor Serbaguna (Banser) turut berjaga dan mengatur mengarahkan jamaah untuk duduk menempati tempat yang disediakan untuk salat.

Total ada 6 anggota Banser Kecamatan Tambun Selatan yang berjaga di lokasi salat Idul Fitri.

Adapun salat Idul Fitri dilaksanakan pada pukul 06.50 WIB. Untuk penceramah ialah Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Dadang Khamad. (MAZ)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.