Ditinggal ke Masjid, Rumah Bilal di Samalanga Bireuen Hangus Terbakar
Muliadi Gani March 20, 2026 11:54 AM

 

PROHABA.CO, BIREUEN - Seorang warga di Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, harus menerima kenyataan pahit setelah rumah yang ditempatinya bersama keluarga hangus terbakar saat ia tengah beribadah dan menjalankan tugas di masjid.

Korban diketahui bernama Afifuddin (50), warga Dusun Kuta Kumbang, Gampong Matang Teungoh.

Ia sehari-hari dikenal sebagai bilal di Masjid Jamik Tanjongan, Samalanga.

Peristiwa kebakaran terjadi pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 11.50 WIB.

Afifuddin kehilangan harta benda dan rumah konstruksi semi permanen yang selama ini ditempati bersama istrinya Tgk Nurlela (50) dan anaknya bernama Rukaya yang masih SD. 

Saat kejadian, Afifuddin sedang berada di masjid untuk membersihkan area ibadah menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Afifuddin mengaku tidak mengetahui awal mula kebakaran tersebut.

Baca juga: Rumah Kayu di Blang Mangat Lhokseumawe Ludes Terbakar, Anak Kecil Diselamatkan Lewat Jendela

Saat itu, rumah dalam keadaan kosong karena dirinya dan sang istri, sedang berada di luar rumah.

“Saya tadi sedang berada di masjid, membersihkan masjid karena sudah mendekati Lebaran,” ujar Afifuddin dengan nada pasrah.

Ia baru mengetahui rumahnya terbakar setelah mendapat kabar dari warga.

Tanpa menunggu lama, ia langsung bergegas pulang.

Namun, jarak sekitar satu kilometer antara masjid dan rumah membuatnya tidak dapat berbuat banyak.

Setibanya di lokasi, rumah semi permanen miliknya sudah dalam kondisi hangus terbakar.

Tidak ada harta benda yang berhasil diselamatkan dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran itu tidak hanya menghanguskan bangunan rumah, tetapi juga seluruh isi di dalamnya.

Baca juga: Tata Cara Shalat Idul Fitri 1447 H Lengkap dengan Niat dan Bacaan

Kini, Afifuddin bersama istri dan anaknya, Rukaya yang masih duduk di bangku sekolah dasar, harus menghadapi kenyataan kehilangan tempat tinggal.

Di tengah musibah tersebut, Afifuddin berharap adanya bantuan dari pemerintah daerah untuk membangun kembali rumahnya agar ia dan keluarganya dapat kembali menjalani kehidupan seperti sediakala.

“Saya berharap ada bantuan dari pemerintah untuk membangun kembali rumah kami,” harapnya.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Gampong Matang Teungoh bersama perangkat desa langsung turun tangan memberikan bantuan darurat kepada korban.

Perwakilan pemerintah gampong, T Reka Irnanda bersama keuchik setempat menyerahkan bantuan tunai yang bersumber dari dana desa untuk membantu kebutuhan mendesak korban pascakebakaran.

Keuchik Gampong Matang Teungoh, Zubir, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap warganya yang tertimpa musibah.

“Sebagai bentuk kepedulian kami kepada korban, kami menyerahkan bantuan tunai untuk kebutuhan awal,” ujarnya.

Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Bireuen dapat memberikan perhatian lebih lanjut dan membantu warganya yang mengalami musibah.

Baca juga: 4 Pintu Kos dan Dua Motor Hangus Terbakar di Banda Aceh, Satu Korban Alami Luka Bakar

Baca juga: Diduga Hendak Menyalip, Motor Satu Keluarga Tabrakan dengan Truk di Langsa, Satu Tewas

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.