Ribuan Jemaah Muhammadiyah Salat Id di Masjid Taqwa Kampung Dadap Medan
Randy P.F Hutagaol March 20, 2026 11:54 AM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gema takbir mulai bertalu-talu pukul 06.30 WIB dari pengeras suara Masjid Taqwa Muhammadiyah Ratusan warga memadati halaman Masjid Taqwa Muhammadiyah Kampung Dadap, Medan, Jumat pagi (20/3/2026).

Sebuah tanda seruan panggilan untuk melaksanakan Shalat Idulfitri 2026. Sejak matahari belum sepenuhnya meninggi, jamaah sudah berdatangan dengan pakaian terbaik mereka, baju koko, kemeja, mukena bersih, dan sajadah yang digelar rapi di pelataran masjid.

Suasana terasa khidmat. Gema takbir berkumandang bersahut-sahutan, mengalun lembut penuh kekhusyukan, mengiringi langkah-langkah jamaah yang berbaris membentuk shaf panjang. 

Di bagian depan, tampak spanduk putih yang dibentangkan sebagai alasan dan sajadah, terbentang sederhana, menandai pelaksanaan Salat ID 2026 yang digelar lebih awal oleh jemaah Muhammadiyah setempat.

"Rasa syukur sampai pada hari ini. Hari kemenangan. Meski berbeda dengan pemerintah tidak harus jadi perbedaan yang ditonjolkan. Yang penting hati kembali bersih. Mohon maaf lahir dan bathin di hari suci," kata Rasmani, warga sekitar. 

Anak-anak hingga lansia tampak larut dalam suasana pagi yang sejuk, di bawah matahari cerah. Sebagian keluarga datang bersama, berjalan kaki dari rumah sekitar, menambah kesan hangat kebersamaan di hari kemenangan. 

Tak sedikit yang saling bersalaman sebelum shalat dimulai, seolah ingin lebih dulu menyucikan hati sebelum menghadap Sang Pencipta.

Pelaksanaan Shalat ID Muhammadiyah pada 20 Maret 2026 ini dilakukan lebih awal dibandingkan keputusan pemerintah yang menetapkan Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Meski berbeda waktu, pelaksanaan berlangsung tertib dan penuh toleransi, mencerminkan keberagaman praktik ibadah yang hidup di tengah masyarakat.

Di tengah barisan shaf yang lurus dan rapat, tersirat makna kesetaraan, bahwa di hadapan Tuhan, semua berdiri sama, membawa harapan akan ampunan dan lembaran baru.

Sejumlah warga yang ditemui jelang pelaksanaan shalat mengungkapkan doa dan harapan mereka di momen Idulfitri tahun ini.

“Yang paling utama kami berdoa agar diberikan kesehatan dan umur panjang, supaya bisa kembali bertemu Ramadan berikutnya,” ujar Ahmad (45). 

Ia juga berharap keluarganya senantiasa diberi rezeki yang cukup dan kehidupan yang lebih baik. 

“Semoga segala kesalahan kami diampuni, dan bisa benar-benar kembali suci, lahir dan batin,” tambahnya.

Siti (38), yang datang bersama kedua anaknya, mengungkapkan harapan sederhana namun penuh makna. 

“Di hari yang fitri ini, saya berharap keluarga kami selalu diberi kebahagiaan dan keharmonisan. Kami juga saling memaafkan, semoga hubungan dengan tetangga dan saudara semakin erat,” katanya.

Sementara itu, seorang jamaah lansia, M. Yusuf (62), mengaku terharu masih diberi kesempatan mengikuti Shalat Id tahun ini. 

“Doa saya semoga anak-anak dan cucu-cucu kami menjadi orang yang saleh dan sukses. Kami juga berharap negeri ini selalu damai dan masyarakatnya hidup rukun,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Ada pula Rina (27), yang datang bersama teman-temannya. Ia berharap Idulfitri menjadi titik awal perubahan diri. 

“Semoga setelah Ramadan ini, kami bisa menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, dan lebih peduli terhadap sesama,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Shalat ID Muhammadiyah Masjid Taqwa akan dipimpin oleh Ustaz Ruslan. Shalat rencananya digelar pukul 07.30 WIB. 

(Dyk/Tribun-Medan.com) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.