TRIBUNNEWS.COM – Masa depan Niclas Fullkrug bersama AC Milan tampaknya sudah menemui titik terang.
Penyerang asal Jerman itu dipastikan akan kembali ke klub induknya, West Ham United, setelah masa peminjamannya berakhir pada akhir musim ini.
Sejak awal, performa Fullkrug bersama Rossoneri memang jauh dari ekspektasi. Didatangkan sebagai opsi tambahan di lini depan, ia justru kesulitan memberikan dampak signifikan bagi tim.
Sebelumnya, sempat muncul spekulasi bahwa AC Milan bisa mempertahankan Fullkrug secara permanen sebagai solusi lini depan berbiaya rendah, terutama sebagai pelapis atau alternatif bagi striker utama yang berpotensi direkrut pada musim panas nanti.
Namun, peluang tersebut kini semakin menipis seiring minimnya kontribusi sang pemain selama masa peminjaman.
Ketika pertama kali bergabung, Fullkrug bahkan tidak mendapatkan ekspektasi tinggi. Ia lebih dianggap sebagai pelengkap skuad ketimbang solusi utama di lini serang.
Fullkrug juga gagal tampil sebagai pembeda saat menggantikan Rafael Leao pada menit ke-68 kontra Lazio (15/3). Ia tampil kurung klinis di depan gawang dan membuat AC Milan kalah 1-0.
Kekelahaan tersbuet praktis sudah menutup peluang Rossoneri meraih scudetto.
Sekarang tim asuhan Massimiliano Allegri harus fokus mengamankan posisi di 4 besar klasemen dan lolos ke Liga Champions musim depan.
Lampu kuning sudah menyala karena AC Milan hanya unggul 7 poin atas Juventus yang berada di posisi ke-5 dengan masih tersisa 9 pertandingan.
Baca juga: Strategi Cerdas AC Milan: Raup Rp2,1 Triliun dari Pemain Pinjaman
Dari total 13 penampilan di semua kompetisi, Fullkrug hanya mampu mencetak satu gol untuk AC Milan.
Catatan tersebut tidak lepas dari berbagai kendala yang ia alami, termasuk cedera patah jari kaki di awal masa peminjamannya yang membuatnya sulit mencapai kondisi fisik terbaik.
Selain itu, ia juga lebih sering dimainkan sebagai pemain pengganti dan tidak pernah benar-benar mendapatkan kepercayaan sebagai starter reguler.
Situasi ini membuat perannya di skuad semakin terbatas dan sulit berkembang.
Menurut laporan Radio Rossonera, AC Milan telah memutuskan untuk tidak mengaktifkan opsi pembelian Fullkrug.
Rossoneri disebut tidak bersedia menebus klausul transfer senilai €5 juta (sekitar Rp97 miliar) yang tertera dalam kesepakatan peminjaman tersebut.
Dengan keputusan ini, Fullkrug akan kembali ke West Ham United pada musim panas mendatang dan harus mencari peluang baru untuk menghidupkan kembali kariernya.
AC Milan disebut telah menyusun daftar pendek target potensial. Langkah ini diambil setelah upaya mereka merekrut Jean-Philippe Mateta dari Crystal Palace gagal pada Januari lalu akibat masalah dalam tes medis.
Kini, nama penyerang Borussia Dortmund, Serhou Guirassy, muncul sebagai kandidat terdepan, dikutip dari Sportsmole.
Massimiliano Allegri disebut sebagai pengagum berat striker asal Guinea, Serhou Guirassy. Ia menilai Guirassy memiliki profil ideal sebagai ujung tombak tim berkat kekuatan fisik, kemampuan menahan bola, serta insting mencetak gol yang konsisten.
Saat ini, nilai pasar Guirassy dikabarkan berada di kisaran €70 juta (sekitar Rp1,37 triliun). Meski demikian, AC Milan berharap keinginan sang pemain untuk mencari tantangan baru di Serie A dapat membuka peluang negosiasi dengan harga yang lebih terjangkau.
AC Milan melihat Guirassy sebagai investasi instan, pemain berpengalaman yang mampu memberikan dampak signifikan secara langsung, bukan sekadar proyek jangka panjang.
Statusnya sebagai salah satu top skor Champions League musim lalu semakin mengukuhkan reputasinya sebagai penyerang elite Eropa.
(Tribunnews.com/Ali)