Timnas Indonesia Rasa Liga Inggris? Cara di Luar Dugaan John Herdman Dibalas Kode A1 Mencengangkan
adisaputro March 20, 2026 02:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Timnas Indonesia rasa Liga Inggris? Cara di luar dugaan John Herdman dibalas kode A1 mencengangkan sang bintang.

Dilansir TribunWow.com, belum lama ini, asisten pelatih anyar Timnas Indonesia era John Herdman, Simon Grayson bertolak ke salah satu tim Liga Inggris, Leeds United.

Kedatangannya selain karena berlabel mantan, Simon Grayson juga dicurigai diberi misi oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman untuk yakinkan bek Leeds United, Pascal Struijk.

Sebagaimana diketahui, Simon Grayson tercatat pernah duduki kursi pelatih Leeds United selama 4 musim.

Baca juga: Persib Bandung & Bobotoh Ikhlas? Berlian Timnas Indonesia Naik Daunnya Digoda Klub Liga 2 Prancis

Jika benar manuver untuk naturalisasi Pascal Struijk itu berhasil dilakukan, maka dirinya bakal jadi pemain pertama mmilik Timnas Indonesia yang berlaga di Liga Inggris.

Sebelumnya ada Justin Hubner dan Elkan Baggott, namun keduanya belum mencapai level top premiere league.

Lebih lanjut, apabila berhasil amankan Pascal Struijk, maka bakal ada 6 keuntungan yang bisa didapatkan oleh Timnas Indonesia.

Berikut ulasan selengkapnya:

1. Pengalaman Eropa

Keistimewaan pertama tentu berkaitan dengan kiprahnya selama ini di benua biru Eropa.

Pascal Struijk mengawali kariernya bersama ADO Den Haag U17 sampai dengan U19.

Catatan apik Pascal Struijk dengan bukukan 6 gol dan 1 assist dari 16 laga bersama ADO Den Haag U19 membuatnya dilirik oleh Ajax U19.

Bersama Ajax U19, Pascal Struijk habiskan dua musim dengan catatkan 2 gol dan 1 assist dari 22 pertandingan.

Selepas memperkuat Ajax Amsterdam U19, Pascal Struijk memutuskan untuk meniti karier bersama Leeds United di Liga Inggris.

Memulai karier bersama Leeds United U21 dengan 1 gol dan 2 assist dari 7 pertandingan membuatnya sukses menarik hati tim senior Leeds United untuk mempromosikannya.

Pada akhirnya, per 1 Januari 2020, Pascal Struijk resmi berkostum Leeds United senior hingga saat ini.

2.  Reading the Ball Mempuni

Keistimewaan kedua berkaitan dengan insting bertahan mempuni Pascal Struijk.

Di mana, Pascal Struijk dikenal lihai membaca pergerakan lawan atau biasa disebut dengan reading the ball.

Pascal Struijk tahu waktu yang tepat di mana ia harus melakukan pressing dan mana yang hanya sekedar bayangan saja.

Pemain berusia 26 tahun tu juga dikenal mampu membaca arah bola ketika melakukan duel udara.

Kelihaiannya melakukan reading the ball itulah yang membuat Pascal Struijk hingga kini memegang peranan penting di lini belakang Leeds United.

3. Ketenangan

Ketiga tentu berkaitan dengan ketenangan Pascal Struijk di lini belakang.

Ketenangan itu yang kerap diperlihatkan bersama Leeds United.

Bukti ketenangannya dalam mengawal lini pertahan tercerminkan dari rendahnya kartu kuning dan merah yang didapatkan Pascal Struijk.

Total bersama Leeds United, Pascal Struijk hanya catatkan 24 kartu kuning dari 232 pertandingan sejak 2015 silam.

Untuk kartu merah, pemain kelahiran Deurne Belgia itu hanya catatkan 1 kartu merah di musim 2021/2022.

Pemain Leeds United, Pascal Struijk dalam postingan Instagram 3 Februari 2020.
Pemain Leeds United, Pascal Struijk dalam postingan Instagram 3 Februari 2020. (Instagram @pascalstruijk)

Baca juga: Timnas Indonesia Kecolongan? Australia Ternyata Punya 1 Bintang Keturunan NTB, Rekan Elkan Baggott

4. Berani Build Up dari Bawah

Keempat yakni terkait dengan keberaniannya melakukan build up serangan dari bawah.

Sebagaimana diketahui, bek tengah modern di sepak bola saat ini dituntut untuk berani turut serta membangun serangan dari bawah.

Bola dari kaki ke kaki jadi penekanan yang harus dimiliki oleh para defender modern.

Hal itulah yang kini juga sudah dimiliki oleh Pascal Struijk.

Keberanian Pascal Struijk dalam melakukan build up mampu memudahkan tugas rekannya di lini tengah Leeds United untuk menyusun serangan.

5. Akurasi Umpan Long Ball

Kelima yakni terkait dengan akurasi long ball  Pascal Struijk.

Kesitimewaan yang tak banyak dimiliki oleh para pemain belakang.

Di mana, Pascal Struijk acap kali memberikan umpan di antara pemain belakang lawan yang pada akhirnya sukses membukakan ruang bagi pergerakan rekannya.

6. Multifungsi

Tak cuma mampu mengawal lini pertahanan, Pascal Struijk juga dikenal mampu bermain di tiga posisi di dua sektor berbeda.

Ketiga posisi yang acap kali dimainkan Pascal Struijk di antaranya adalah bek tengah, kiri dan gelandang bertahan.

Berikut rinciannya:

1. Bek Tengah: 155  pertandingan, 16 gol dan 4 assist.

2. Bek Kiri: 29 pertandingan, 3 gol dan 1 assist

3. Gelandang Bertahan: 18 pertandingan dan 2 gol.

Profil Pascal Struijk

Dilansir TribunWow dari Transfermrkt.com, berikut profil Pascal Struijk:

Nama Lengkap         : Pascal Augustus Struijk

Tanggal Lahir            : 11 Agustus 1999

Asal                             : Deurne, Belgia

Usia                            : 26 Tahun

Tinggi                         : 1,90 m

Kewarganegaraan   : Belanda - Belgia

Posisi                         : Bek - Bek Tengah

Kaki                            : Kiri

Klub saat ini             : Leeds United

Bergabung               : 1 Januari 2020

Kontrak Berakhir    : 30 Juni 2027

Statistik Pascal Struijk

Dilansir TribunWow dari Transfermrkt.com, berikut statistik Pascal Struijk:

1. Leeds United: 187 pertandingan, 14 gol, 2 assist, 14.446 menit bermain

2. Ajax Amsterdam U19: 21 pertandingan, 2 gol, 1 assist, 802 menit bermain

3. ADO Den Haag U19: 16 pertandingan, 6 gol, 1 assist, 1.440 menit bermain

4. Leeds United U21: 7 pertandingan, 1 gol, 2 assist, 448 menit bermain.

Karier Tim Nasional.

- Belanda U17 : 3 pertandingan
(UEFA Under-17 Euro dan U17 Algarve Tournament)

(TribunWow.com/Adi Manggala S)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.