z`TRIBUNNEWS.COM – Galatasaray dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah hukum terhadap UEFA setelah insiden cedera yang dialami penyerangnya, Noa Lang, dalam laga Liga Champions 2025/2026/
Insiden tersebut terjadi saat Galatasaray menghadapi Liverpool di stadion Anfield, pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions.
Dalam pertandingan tersebut, Liverpool tampil dominan dan menang telak 4-0, sekaligus memastikan kelolosan ke perempat final dengan agregat 4-1.
Di sisi lain, Galatasaray yang tersingkir harus menerima kenyataan bahwa pemainnya, yakni Noa Lang harus menepi beberapa laga mengingat cedera parah yang menerimanya di Anfield.
Di tengah jalannya pertandingan, Noa Lang mengalami cedera tidak biasa setelah bertabrakan dengan papan iklan di sisi lapangan.
Saat itu, Noa Lang sedang berebut bola dengan Ibrahima Konate di sisi kanan gawang Liverpool pada menit akhir.
Nahas, Noa Lang yang kehilangan keseimbangan justru menabrak papan iklan.
Benturan tersebut menyebabkan luka serius pada ibu jari kanan pemain asal Belanda itu hingga harus segera mendapatkan penanganan medis intensif.
Lang terlihat menahan rasa sakit sambil memegangi tangannya yang berdarah sebelum akhirnya ditandu keluar lapangan. Bahkan, ia sempat diberikan oksigen saat meninggalkan area pertandingan.
Baca juga: 4 Laga Menantang Manchester City: Arsenal hingga Liverpool Bahan Pelampiasan Kekecewaan di UCL
Pihak Galatasaray kemudian mengonfirmasi bahwa sang pemain harus menjalani operasi darurat di Liverpool.
“Pada babak kedua, pemain kami Noa Lang mengalami luka serius di ibu jari kanan dan direncanakan menjalani operasi dalam beberapa jam ke depan dengan didampingi tim medis kami,” demikian pernyataan resmi klub.
Menurut laporan media Turki, Fanatik, Galatasaray tidak tinggal diam atas insiden tersebut.
Sekretaris jenderal klub, Eray Yazgan, menyatakan bahwa pihaknya telah melayangkan pengaduan resmi kepada UEFA.
“Kami telah mengajukan keluhan kepada perwakilan UEFA setelah pertandingan. Mereka juga telah memulai penyelidikan dan akan mengevaluasi masalah ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Galatasaray juga tengah berdiskusi dengan tim hukum untuk mengajukan gugatan kompensasi.
“Kami sedang berbicara dengan pengacara. Kami akan mengajukan tuntutan untuk mendapatkan kompensasi dari UEFA,” tambahnya.
Langkah ini diambil karena klub menilai ada unsur kelalaian terkait aspek keamanan di area lapangan.
Pasca pertandingan, pihak Liverpool bersama UEFA terlihat melakukan pemeriksaan terhadap papan iklan yang menjadi penyebab insiden tersebut.
Meski sempat mengalami kondisi yang mengkhawatirkan, Noa Lang memberikan kabar positif melalui media sosialnya.
Ia mengunggah foto dari ranjang rumah sakit sambil tersenyum dan menuliskan pesan singkat, “Hal buruk memang terjadi.”
Lang juga memastikan bahwa operasi yang dijalaninya berjalan sukses.
“Operasinya berjalan lancar! Terima kasih atas semua pesannya,” tulisnya.
Sementara Komentator Ally McCoist yang meliput laga tersebut mengaku langsung menyadari insiden serius terjadi, bahkan sebelum tayangan ulang diperlihatkan.
“Saya tahu ada sesuatu yang tidak beres dari reaksi orang-orang di sekitar, terutama seorang fotografer di dekat kejadian,” ujarnya saat siaran di TNT Sports.
Insiden ini kini menjadi sorotan karena menyangkut aspek keselamatan pemain di level tertinggi kompetisi Eropa. Jika gugatan benar-benar diajukan, kasus ini berpotensi menjadi preseden penting terkait standar keamanan stadion di kompetisi internasional.
(Tribunnews.com/Ali)