Laporan wartawan Tribun Gayo Rasidan I Gayo Lues
TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Harga daging meugang menjelang lebaran Idul Fitri di Kabupaten Gayo Lues sempat mencapai Rp 200.000 per kilogram.
Namun sebelumnya sempat dijual diharga Rp 150.000 per kilogram tepatnya sekitar pukul 04.00 WIB hingga menjelang shalat subuh, Jumat (20/3/2026).
Selepas shalat subuh warga mulai ramai-ramai ke pajak untuk berburu dan berbelanja daging meugang di pajak Kutapanjang dan Pajak Terpadu Buntul Tajuk Bustanulsalam Blangkejeren.
Lali harga daging meugang tersebut langsung naik menjadi Rp 170.000- Rp 180.000 per kilogram.
Dilaporkan, tidak lama kemudian atau sekitar satu jam kemudian harga daging meugang tersebut di kabupaten Gayo Lues, kembali naik lagi seharga Rp Rp 200.000 per kilogram.
Padahal, sebagian warga Gayo Lues hari ini telah melaksanakan shalat hari raya Iadul Fitri 1447 hijiriah.
Tetapi mayoritas warga di Kabupaten Gayo Lues, akan melaksanakan shalat hari raya Idul Fitri tersebut besok, Sabtu (21/3/2026).
Sehingga dilaporkan warga hari ini, Jumat (20/3/2026) ramai-ramai berburu atau berbelanja daging meugang lebaran tersebut, meksipun harga daging meugang sempat mencapai Rp 200.000 per kilogram.
"Harga sempat murah, lalu melambung hingga Rp 200 ribu per kg," kata Samsudin salah satu pedagang daging atau tukang potong hewan di pajak Kutapanjang, kepada TribunGayo.com, Jumat (20/3/2026).
Sementara itu, beberapa warga di Pajak Terpadu Buntul Tajuk Bustanulsalam Blangkejeren, Hamidah, mengatakan, harga daging meugang di kabupaten tersebut sempat naik seharga Rp 200.000 perkilogram, terutama setelah menjelang siang.
"Minat masyarakat di kabupaten tersebut untuk berbelanja daging meugang menjelang lebaran Idul Fitri tersebut, kini terkesan sangat tinggi dibandingkan dengan sebelumnya," sebutnya.(*)
Baca juga: Harga Daging Sapi Meugang Lebaran di Aceh Tenggara Rp 150.000/Kg