Simak tips makan sehat saat Lebaran menurut dokter spesialis gizi. Tips ini sangat penting diperhatikan untuk menjaga kesehatan badan saat momen Lebaran.
Seperti diketahui, hari Lebaran adalah momen penuh kebahagiaan, silaturahmi, dan tentunya hidangan lezat. Setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadan, banyak orang ingin menikmati berbagai makanan khas hari raya.
Namun, tanpa kontrol yang baik, pola makan saat Idul fitri bisa berlebihan dan berdampak pada kesehatan.
Agar tetap sehat dan bugar selama perayaan, berikut beberapa tips makan sehat saat Lebaran menurut dokter spesialis gizi yang bisa Anda terapkan:
1. Hindari Santap Aneka Makanan Dalam Satu Waktu

Menurut dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta, Yohan Samudra, sebaiknya menghindari menyantap seluruh hidangan sekali duduk dalam waktu bersamaan.
Seperti diketahui, saat lebaran banyak makanan dan camilan enak yang tersaji mulai dari Rendang, opor, sayur ketupat, sambal goreng ati, aneka kue lebaran dll.
"Supaya lebih sehat, jangan lagi menyantap seluruh hidangan Lebaran sekali duduk dalam waktu yang bersamaan," dikutip dari Kompas.com.
Dokter yang berpraktik di Primaya Hospital Tangerang ini menyarankan untuk memilih beberapa hidangan saja yang paling diinginkan dalam sekali makan.
2. Ingat Pola Makan Gizi Seimbang
Dokter spesialis gizi itu juga menyarankan agar ingat akan pola makan gizi seimbang saat Lebaran. Pola makann ini berupa komposisi dalam satu piring terdiri dari karbohidrat 50-55 persen, protein 15-20 persen dan lemak 30-35 persen.
"Jangan lupa untuk menyertakan sayuran setiap kali makan utama dan buah-buahan sebagai cemilan selain kue kering lebaran," kata dia.
Selain itu, untuk makanan bersantan Yohan menyarankan untuk mengurangi porsi kuahnya. Pasalnya kuah santan tersebut merupakan sumber lemak jenuh yang juga tinggi kalori. Sebagai alternatif santan bisa menggunakan santan atau krimer rendah kalori.
3. Batasi Konsumsi Kue Khas Lebaran

Melansir TribunJakarta.com, sebaiknya Anda membatasi mengkonsumsi kue khas lebaran. Pasalnya, kue lebaran banyak yang mengandung lemak hingga gula.
Salah satunya adalah kue nastar. Tidak lengkap rasanya lebaran tanpa kue nastar. Tapi kenikmatan memakan kue berisi selai nanas ini harus ditebus dengan lemak yang terkandung di dalamnya. Seperti mentega, susu, telur, dan gula.
4. Pilih Santapan Snack Atau Buah
Jika silahturami dilakukan pagi hari, sekitar pukul 9 sampai 10 pagi, Anda sebaiknya pilih santapan snack atau buah. Bila kunjungan dilakukan siang hari, sekitar pukul 12 sampai 13 maka ketupat atau nasi bisa jadi pilihan.
Bila di atas meja terhidang banyak makanan berat yang berlemak seperti, rendang, opor ayam, sambal goreng, atau semur, pilihlah satu jenis lauk saja atau bisa dua tapi dengan porsi kecil, selebihnya disarankan konsumsi buah dan sayur yang berserat.
Jangan terus-menerus mengonsumsi aneka kue manis dan gurih tanpa diselingi makanan berserat. Karena makanan berserat bisa menetralisir lemak jenuh yang terkandung di dalamnya.
Demikianlah tips makan sehat saat Lebaran menurut dokter spesialis gizi.