Banda Aceh (ANTARA) - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Aceh bersama Dayah Ummul Ayman Samalanga, Bireuen, Aceh menyatakan telah menuntaskan penyaluran bantuan Liga Muslim Dunia untuk tradisi hari pemotongan hewan "Meugang" bagi santri, dewan guru, ulama dan masyarakat sekitar.
"Santri dan kalangan ulama di Aceh menyampaikan terima kasih kepada Rabithah Alam Islami yang telah membantu daging "meugang" dan paket lebaran. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua MPR H Ahmad Muzani yang telah memfasilitasi sehingga terwujudnya bantuan ini," kata Wakil Ketua PWNU Aceh Iskandar Zulkarnaen di Banda Aceh, Jumat.
Ia menjelaskan bantuan tersebut awalnya untuk dayah di empat kabupaten yang terdampak parah akibat bencana banjir dan longsor melanda Aceh pada akhir November 2025.
Ia mengatakan dalam pelaksanaan dan sesuai kesepakatan bantuan tersebut disalurkan untuk dayah yang tersebar di 16 kabupaten/kota terdampak banjir dan longsor.
Bantuan dari Rabithah Alam Islami atau Liga Muslim Dunia senilai Rp4,4 miliar itu disalurkan dalam bentuk 90 ekor sapi dan 13.500 bingkisan Lebaran.
Menurut dia bantuan Rabithah Alam Islami atau Liga Muslim Dunia diberikan dalam bentuk bantuan daging Meugang dan sirup serta gula pasir kepada hampir 200 dayah di Aceh.
"Pimpinan Dayah Ummul Ayman Samalanga, Tgk H Nuruzzahri Yahya juga menyampaikan terima kasih kepada Pak Ahmad Muzani yang telah ikut memperjuangkan agar tradisi meugang tetap berlangsung pascabencana saat bertemu Sekjen Liga Muslim Dunia Syaikh Muhammad Abdul Karim Al-Issa ," katanya yang juga pengurus Dayah Ummul Ayman.
Ia menambahkan untuk pendistribusian sapi ke dayah atau pesantren disesuaikan dengan jumlah santri dan dewan guru di lembaga pendidikan agama tersebut.
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Aceh Tgk H Faisal Ali atas terlaksananya pendistribusian bantuan untuk korban bencana banjir dari Liga Muslim Dunia sebesar 1 juta Riyal Arab Saudi.







