Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Ende dan Kabupaten Sikka sempat terganggu akibat peristiwa tanah longsor yang terjadi di ruas Jalan Negara Trans Ende–Maumere, tepatnya di Km 16, Desa Tomberabu I, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, Jumat (20/3/2026).
Longsoran tanah yang menutup sebagian badan jalan tersebut menyebabkan arus lalu lintas dari dan menuju Kota Ende mengalami hambatan, terutama bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Menanggapi kejadian tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ende bergerak cepat dengan melakukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 11.30 WITA hingga 13.50 WITA.
Pengamanan dipimpin langsung oleh Kaur Bin Ops Satlantas Polres Ende, Ipda Efram Y. Mosa Rago, dengan melibatkan tiga personel Satlantas.
Baca juga: PHBI Ende Tentukan Tujuh Lokasi Salat Ied 2026, Ini Daftarnya
Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.
Mengingat lokasi Km 16 arah timur Kota Ende merupakan salah satu titik rawan longsor yang kerap terjadi, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.
Ipda Efram Y. Mosa Rago bersama anggota Sat Lantas Polres Ende yang turun ke lokasi mengingatkan pengguna jalan untuk selalu waspada terhadap potensi longsoran susulan yang dapat sewaktu-waktu terjadi dan kembali menutup badan jalan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, lancar, dan tetap terkendali berkat kesiapsiagaan aparat di lapangan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi jalan dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama. (Bet)