BANGKAPOS.COM - Situasi arus mudik di Pelabuhan Tanjungkalian Mentok terpantau mulai melandai dan kembali normal pada Jumat (20/3/2026) siang.
General Manager ASDP Pelabuhan Tanjungkalian, Agustinus Cahyo, mengonfirmasi bahwa kepadatan penumpang kini telah menurun signifikan.
"Puncak arus mudik di tanggal 17 Maret, dan hari ini Jumat (20/3/2026) sudah turun mendekati hari normal," ujar Agustinus Cahyo.
Data mencatat puncak arus mudik terjadi pada Selasa (17/3/2026) atau H-4 Lebaran dengan operasional 12 kapal.
Total 15 perjalanan (trip) kapal melayani ribuan pemudik yang menyeberang melalui gerbang utama Bangka Barat ini.
Tercatat ada 2.095 penumpang pejalan kaki serta 3.680 penumpang di dalam kendaraan yang melintasi Pelabuhan Tanjungkalian.
Volume kendaraan mencakup 425 unit roda dua, 515 mobil pribadi, 27 bus, dan 86 truk logistik.
Pihak ASDP telah meningkatkan kapasitas angkut dengan menambah jumlah armada yang siap beroperasi di lintasan ini.
"Kapal siap operasi sejak tanggal 17 Maret sudah 13 kapal dari yang sebelumnya 12 kapal," jelas Agustinus.
Penambahan satu unit kapal ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang mungkin terjadi secara mendadak.
Masyarakat kini diimbau mulai mempersiapkan perjalanan pulang sesuai dengan prediksi jadwal arus balik terbaru.
Manajemen ASDP memprediksi arus balik di Pelabuhan Tanjungkalian akan mencapai puncaknya pada akhir pekan mendatang.
"Arus balik prediksi terjadi pada Sabtu dan Minggu, atau tanggal 28-29 Maret 2026," tambah Agustinus Cahyo.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, memastikan jajarannya terus memberikan pelayanan maksimal selama masa mudik Lebaran.
"Ini merupakan bagian dari upaya kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas AKBP Pradana Aditya Nugraha.
Pihak kepolisian fokus menjamin pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tetap menjaga kondisi kesehatan.
Selain pengamanan, personel kepolisian di lapangan juga melakukan aksi sosial dengan membagikan takjil dan air mineral.
Aksi ini dilakukan untuk membantu stamina pemudik yang menunggu antrean di tengah cuaca panas Pelabuhan Tanjungkalian.
Kehadiran pos pengamanan di titik strategis diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi seluruh pengguna jasa penyeberangan. (bangkapos.com / Riki Pratama)