Penjambret Tas di Tasikmalaya Berhasil Diamankan, Motifnya Karena Butuh Biaya Lebaran
Dedy Herdiana March 20, 2026 06:04 PM

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN  TASIKMALAYA - Kurang dari 24 jam, Satreskrim Polres Tasikmalaya membekuk pelaku pencurian dan kekerasan (curas) yang terjadi di Jalan Jereged, Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (20/3/2026).

Korban diketahui karyawati perusahaan, bernama Sri Mulyani asal Desa Cidugaleun, Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya yang menjadi korban pencurian dan kekerasan.

Korban awalnya telah dibuntuti pelaku saat pulang ke rumahnya Kamis (18/3) malam, bahkan korban sampai dipepet memasuki jalur sepi dan minim penerangan.

Pelaku kemudian menarik tas korban hingga korban tersungkur ke aspal jalan. Dalam keadaan terluka, pelaku membawa kabur tas korban yang berisi harta bendanya.

Baca juga: Detik-detik Malam Takbir di Kota Tasikmalaya, Jalan HZ Mustofa - Cihideung Bakal Ditutup

Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sariwangi untuk dilakukan proses penyelidikan kasus yang menimpanya.

Pelaksana tugas Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Ipda Agus Yusup mengaku, memang benarnya pihaknya sudah mendapatkan laporan dari Polsek terkait adanya korban pencurian dan kekerasan.

Korban mengalami luka dibagian tangan serta kaki akibat terjatuh dari atas motor, akibat perlakuan pelaku yang mencurigakan barang milik korban.

Pasca kejadian, Polres Tasikmalaya dengan Polsek Leuwisari bergerak cepat. Penyelidikan dilakukan maraton untuk mengungkap pelaku. 

Beberapa rekaman kamera pengawas di jalan turut diselidiki. Pelacakan juga dilakukan melalui Telepon Pintar korban yang dicuri pelaku.

"Tak membutuhkan waktu lama, pelaku bernama Rendi M Rizki berhasil kita amankan di rumahnya, pada hari Jumat (20/3)," tuturnya.

Petugas juga mengamankan barang bukti hasil curian yakni Iphone korban, sementara HP Android lain sudah dijual dan uang tunai sudah gunakan.

Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya AKBP Wahyu Prista Utama menambahkan, modus operandi tersangka dengan mengincar pengendara yang melintas sendirian di jalur sepi. 

Tersangka sengaja membuntuti korban hingga sampai di titik yang gelap sebelum mengeksekusi aksinya.

"Adapun motif utama tersangka melakukan tindakan kriminal ini adalah faktor ekonomi. Dia membutuhkan biaya untuk berlebaran," katanya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.