Salat Idulfitri Maros Berpotensi Dipindah ke Masjid Al-Markaz
Saldy Irawan March 20, 2026 06:07 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS — Pelaksanaan Salat Idulfitri tingkat Kabupaten Maros berpotensi dipindahkan dari Lapangan Pallantikang ke Masjid Al-Markaz akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.

Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, mengatakan keputusan pemindahan akan diambil jika hujan masih turun hingga Jumat (20/3/2026) malam.

“Kalau masih hujan sampai malam ini, terpaksa dipindahkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Masjid Al-Markaz telah disiapkan sebagai lokasi alternatif dengan kapasitas sekitar 2.000 jemaah.

Pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait skema pengaturan parkir untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Sebanyak 25 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan 15 personel Dinas Perhubungan akan disiagakan guna mendukung pengamanan serta pengaturan lalu lintas di lokasi.

Salat Idulfitri tingkat kabupaten dijadwalkan menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Maros, Muhammad Nur Halik, sebagai khatib, sementara imam akan dipimpin oleh qari Maros, Ustaz Tawajjuh.

Muetazim menyatakan tetap akan melaksanakan Salat Idulfitri bersama masyarakat Maros.

Setelah pelaksanaan salat, ia juga berencana menggelar open house di rumah jabatan wakil bupati.

“Setelah salat Idulfitri, saya langsung ke rumah jabatan untuk open house menerima tamu,” katanya.

Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam dijadwalkan menunaikan Salat Idulfitri di Tanah Suci karena sedang menjalankan ibadah umrah pada akhir Ramadan.

Meski demikian, Chaidir memastikan tetap akan menggelar halal bihalal sekaligus open house di rumah jabatan bupati setelah masa libur Lebaran berakhir.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.