BMKG Prediksi Sulsel Hujan saat Lebaran Besok, Warga Diminta Siapkan Payung
Sukmawati Ibrahim March 20, 2026 06:07 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah telah menetapkan lebaran Idul Fitri 1447 H berlangsung besok, Sabtu (21/3/2026).

Sebelum melangkah ke masjid, ada baiknya menyimak prakiraan cuaca.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memperkirakan potensi hujan terjadi menyeluruh di Sulsel.

Hujan dengan intensitas ringan mengintai seharian.

"Terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di wilayah Sulawesi bagian barat seperti Pinrang, Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, dan Jeneponto," jelas Prakirawan BMKG Dwi Lestari Sanur kepada Tribun-Timur.com pada Jumat (20/3/2026).

Potensi hujan juga meluas ke Bulukumba, Luwu timur, Luwu Utara, dan Palopo.

Faktor musim hujan mempengaruhi adanya peningkatan curah hujan.

"Saat ini masih musim hujan, kemudian ditambah adanya konvergensi atau pertemuan massa udara di perairan selat Makassar yang mendukung pembentukan awan-awan konvektif di wilayah Sulawesi Selatan bagian barat," katanya.

Masyarakat pun perlu menyediakan payung sebelum berangkat Shalat Ied Idul Fitri.

Lebaran jemaah Muhammadiyah di Kota Makassar juga berlangsung di bawah guyuran hujan pagi tadi.

Pantauan Tribun-Timur.com, Warga Makassar lebaran di bawah guyuran hujan di Masjid Baiturrahman, Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Hujan deras mengguyur Kota Makassar sejak dini hari.

Sekitar pukul 06.30 wita, Masjid Baiturrahman sudah dipadati jemaah.

Mobil terparkir tiga baris di badan Jalan Urip Sumoharjo.

Setiap jemaah yang datang membawa payung masing-masing.

Hanya sekejap, Masjid Baiturrahman sudah dipenuhi jemaah.

Banyak jemaah akhirnya memilih shalat di halaman masjid. 

Sebagian jemaah melebarkan terpal di bawah sejadah.

Tidak sedikit juga yang langsung menggelar sejadah diatas rumput. 

Payung terus digenggam jemaah sembari berdzikir.

Saat shalat dimulai, jemaah mulai menyingkirkan payung.

Air hujan membasahi, namun tidak surutkan semangat para jemaah.

Rekaat demi rekaat dilalui meski hujan terus mengguyur.

Usai shalat, sebagian jemaah memilih berdiri.

Namun banyak juga tetap duduk bersimpuh dengan panyung yang digenggam.

Jemaah tetap khusyuk mendengarkan khotbah.

"Iya tadi saya sempat kehujanan, tidak apa-apalah, ini perjuangan juga shalat," kata Rifqi (24), salah satu jemaah.

Jemaah wanita juga tersebar. Ada shalat di dalam masjid.

Ada juga jemaah yang shalat di sekitar sekolah pada halaman belakang masjid.

"Tadi sempat menunggu, tapi tidak lama ada buka kelas dibelakang itu," kata Ana (27).

Banyak jemaah wanita akhirnya masuk shalat di dalam kelas. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.