TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN – Kodaeral XIII Tarakan menggelar program Mudik Gratis bersama TNI AL untuk pertama kalinya dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Sebanyak 39 warga Tarakan dan Kalimantan Utara (Kaltara) resmi diberangkatkan menggunakan kapal perang dan armada patroli TNI AL dari Dermaga Mako Lantamal XIII Tarakan, Jumat (20/3/2026) pagi.
Suasana antusiasme terlihat sejak pagi hari saat para pemudik tiba membawa koper dan barang bawaan.
Beberapa di antaranya berangkat memboyong istri dan anak, sementara lainnya melakukan perjalanan mandiri.
Komandan Kodaeral XIII, Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji, menjelaskan bahwa program ini melibatkan tiga unsur armada, yakni KRI Pari, KAL Bunyu, dan Patkamla 07.
Baca juga: Polres Kutai Timur Luncurkan Program Mudik Gratis Lebaran 2026 Gunakan Bus
Ketiga armada ini disiagakan untuk melayani rute-rute strategis di wilayah Kalimantan Utara.
“Program Mudik Gratis ini merupakan perintah langsung dari Bapak KSAL, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Kehadiran TNI AL bertujuan mendukung masyarakat agar dapat melaksanakan mudik dengan aman dan nyaman,” ujar Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji.
Dalam pelepasan yang dilakukan pukul 10.00 WITA tersebut, TNI AL membagi rute perjalanan menjadi empat jalur utama dari Tarakan, yakni menuju:
Nunukan
Sebatik
Pulau Bunyu
Tanjung Selor
Dankodaeral XIII menyampaikan apresiasinya kepada warga yang telah berpartisipasi dan mempercayakan perjalanan mudik mereka kepada TNI AL.
Ia menegaskan bahwa komitmen ini akan terus berlanjut pada momentum hari besar lainnya.
“Kami berkomitmen, baik pada libur Idulfitri maupun Iduladha mendatang, akan tetap memfasilitasi mudik gratis sesuai arahan pimpinan,” tegasnya.
Baca juga: Mudik Gratis Pegadaian, Penumpang KM Bukit Siguntang Diberangkatkan ke Parepare hingga Kupang
Meski bersifat gratis, TNI AL tetap memberlakukan syarat administrasi berupa kartu identitas (KTP/KK) dan memastikan seluruh penumpang dalam kondisi sehat.
Penumpang juga diwajibkan mematuhi ketentuan barang bawaan demi keselamatan pelayaran.
Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Tarakan serta jajaran unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya. (*)