Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Petugas Terminal Tipe A Rajabasa, Kota Bandar Lampung mencatat, pada puncak arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, jumlah penumpang yang datang dan berangkat mencapai 37.782 orang.
Kepala Terminal Tipe A Rajabasa, Budi Hartanto, mengatakan jumlah pemudik yang melintas, baik datang maupun pergi, memang tembus puluhan ribu saat puncak arus mudik Lebaran 2026.
Dari data yang ada, penumpang yang datang ke Terminal Rajabasa menggunakan bus AKDP dan AKAP tercatat sebanyak 18.905 orang.
Sementara yang berangkat dari Terminal Rajabasa ada 18.877 orang.
Untuk pergerakan bus, tercatat ada 1.585 unit bus yang masuk ke terminal.
Baca juga: Traffic Tol Bakter Naik 62 Persen selama Sembilan Hari Mudik Lebaran 2026
Sedangkan bus yang keluar mencapai 1.908 unit.
Budi menyebut, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2026, termasuk memasang 14 titik CCTV di area terminal.
“Mulai dari berbagai persiapan maupun sarana dan prasarana sudah dipersiapkan dengan cukup baik,” kata Budi.
Menurut dia, keberadaan CCTV di sejumlah titik itu diharapkan bisa memantau aktivitas di dalam terminal.
“Kami pastikan pemudik yang melintas di Terminal Rajabasa merasa nyaman, mulai dari ruang tunggu sampai kebersihan toilet,” ujarnya.
Kebersihan area terminal juga jadi perhatian, termasuk lantai yang dijaga tetap bersih sebagai bagian dari peningkatan pelayanan.
“Insyaallah terminal selalu bersih, aman, dan nyaman, baik untuk singgah maupun bagi yang terpaksa menginap,” kata dia.
Ia juga memastikan kondisi di terminal kini jauh lebih kondusif, sekaligus menepis stigma negatif yang dulu sempat melekat.
Menurutnya, sejak pengelolaan dialihkan pada 2018 dan kini berada di bawah Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, situasi di Terminal Rajabasa semakin tertata.
CCTV sendiri sudah mulai dipasang sejak 2019, termasuk tambahan kamera pengawas dari Polresta Bandar Lampung.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)