Kebakaran Hari Ini di Cengkareng Jakbar, Pabrik Plastik Hangus Gara-gara Remaja Main Petasan
Ferdinand Waskita Suryacahya March 20, 2026 07:08 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Pabrik plastik hangus terbakar diduga akibat remaja main petasan di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (20/3/2026) dini hari.

Peristiwa kebakaran itu terjadi di Jalan Bojong Raya, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. 

Percikan petasan dari sekelompok remaja di sekita lokasi diduga memicu kebakaran tersebut.

KEBAKARAN HARI INI - Pabrik plastik hangus terbakar diduga akibat petasan di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (20/3/2026) dini hari. Api diduga berasal dari sekelompok remaja yang bermain petasan (Dokumentasi: Sudin Gulkarmat Jakarta Barat)

Kronologi

Kasi Ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi menyampaikan kronologi kebakaran tersebut.

“Menurut penuturan sekuriti pada awal kejadian sekitar pukul 03.23 WIB, terdapat remaja yang sedang bermain petasan. Mereka sempat ditegur oleh sekuriti bernama Edy dari PT Bakti Idola Tama, yang posisinya persis bersebelahan dengan TKP,” kata Syaiful saat dikonfirmasi, Jumat. 

Namun, teguran tersebut tidak diindahkan. Para remaja justru kembali menyalakan petasan dengan intensitas lebih tinggi.

“Para remaja itu tidak terima dan justru semakin intens memasang petasan di sekitar area tersebut. Akibatnya, ada petasan yang masuk ke gudang plastik dan langsung membakar isi gudang tersebut,” ujarnya. 

Gudang yang berisi bahan mudah terbakar itu pun langsung dilalap api. 

Respons Cepat Petugas Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 03.26 WIB dan langsung ditindaklanjuti satu menit kemudian. 

Pada tahap awal, lima unit mobil pemadam dengan 25 personel dikerahkan. 

Namun, karena api cepat membesar, jumlah armada ditambah hingga 17 unit dengan total 85 personel. 

Api akhirnya berhasil dikendalikan pada pukul 03.55 WIB, sementara proses pendinginan selesai pada pukul 04.18 WIB. 

Kebakaran yang melanda bangunan seluas sekitar 176 meter persegi itu tidak merembet ke bangunan lain. 

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material ditaksir cukup besar. 

Risiko Kebakaran yang Terus Berulang 

Peristiwa ini menambah daftar kebakaran yang diduga dipicu petasan di Jakarta, terutama saat momen perayaan seperti Ramadan, Lebaran, maupun Tahun Baru. 

Dalam satu-dua tahun terakhir, sejumlah kasus serupa juga terjadi. Pada awal 2025, misalnya, kebakaran di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, menghanguskan enam rumah warga dan diduga dipicu petasan saat malam pergantian tahun. 

Kasus tersebut menunjukkan bahwa penggunaan petasan di area permukiman padat masih menjadi risiko nyata, terutama ketika dimainkan di dekat bangunan dengan material mudah terbakar. 

Pola kejadian ini berulang hampir setiap tahun, dengan penyebab yang serupa, yakni percikan api dari petasan yang tidak terkendali. 

Petugas pun mengimbau masyarakat untuk tidak bermain petasan sembarangan, terlebih di dekat area yang memiliki potensi tinggi memicu kebakaran.

BERITA TERKAIT

  • Baca juga: Panas Ekstrem di Jakarta, Damkar Ingatkan Warga Risiko Kebakaran
  • Baca juga: Korban Kebakaran di Jatinegara Dirawat di RSUP Persahabatan
  • Baca juga: Foto Kebakaran Tumpukan Pipa dan Kabel di Kramat Jati, Asap Hitam Membubung
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.