411 Personel Disiagakan, Polisi Jaga Malam Takbiran di Bandar Lampung
Noval Andriansyah March 20, 2026 07:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Langit mulai gelap di Bandar Lampung. Suara takbir perlahan menggema dari masjid ke masjid, menyambut malam yang selalu dinanti setiap tahunnya.

Di sudut-sudut kota, keluarga mulai bersiap, ada yang menyiapkan hidangan, ada pula yang berencana keluar sekadar merasakan suasana malam Lebaran. Di tengah suasana hangat itu, ratusan polisi sudah lebih dulu bersiap.

Di halaman Mapolresta, mereka berdiri rapi dalam apel pengamanan. Seragam lengkap, wajah serius, tapi tujuan mereka sederhana: memastikan malam takbiran berjalan aman.

Sebanyak 411 personel disiagakan oleh Polresta Bandar Lampung untuk menjaga ketertiban di seluruh penjuru kota.

Mereka akan tersebar di titik-titik yang ramai, mulai dari pusat perbelanjaan, tempat ibadah, hingga ruas jalan yang berpotensi padat.

Baca juga: Kapolres Lampung Timur Imbau Warga Hindari Aksi Negatif di Malam Takbiran

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, mengingatkan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat, bukan sekadar berjaga, tapi juga memberi rasa tenang.

“Pastikan kehadiran kita bisa membuat masyarakat merasa aman dan nyaman,” pesannya dalam apel, Jumat (20/3/2026) sore.

Malam takbiran memang selalu punya cerita sendiri. Ada yang larut dalam lantunan takbir, ada pula yang tergoda konvoi kendaraan di jalanan.

Karena itu, selain penjagaan terbuka, pos-pos pengamanan juga disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan maupun potensi gangguan kamtibmas.

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, Agustina Nilawati menambahkan, langkah ini sebagai upaya pencegahan agar suasana tetap kondusif.

Di sisi lain, imbauan juga disampaikan kepada masyarakat. Polisi berharap malam takbiran dirayakan dengan tertib, tanpa balapan liar, tanpa konvoi berlebihan, dan tanpa kebisingan yang mengganggu.

Bagi sebagian orang, polisi mungkin hanya terlihat berdiri di pinggir jalan malam itu.

Tapi di baliknya, ada peran yang lebih besar, menjaga agar gema takbir tetap terdengar khusyuk, tanpa terganggu hiruk pikuk yang berlebihan.

Pengamanan ini pun tak berhenti di malam takbiran. Esok pagi, saat umat Muslim menunaikan salat Idulfitri, mereka masih akan berada di sana, berjaga, memastikan setiap orang bisa merayakan hari kemenangan dengan tenang.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.