TRIBUNSUMSEL.COM - Tiktoker yang dikenal dengan nama Kingubayy, bernama asli Bayu Rizani Akbar, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada komunitas disabilitas.
Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung di kantor National Paralympic Committee Indonesia Provinsi Sumatera Selatan di Opi, Jakabaring.
Sebelumnya, TikToker pemilik akun @kingubayy dilaporkan ke Polda Sumsel karena membuat parodi menyinggung kondisi fisik penyandang disabilitas.
Dalam pernyataannya melalui akun Tiktok @npcisumsel, Bayu Rizani Akbar menyebut bahwa dirinya bersama tim yang terlibat dalam pembuatan konten, menyadari adanya kesalahan yang menimbulkan ketersinggungan, khususnya bagi penyandang disabilitas.
“Di sini saya, Bayu Rizani Akbar, serta teman-teman yang terlibat dalam konten yang sempat viral, kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya,” ujar Bayu.
Sosok TikToker Kingubayy Dilaporkan ke Polda Sumsel Buntut Konten Parodikan Disabilitas, Minta Maaf
Ia menjelaskan bahwa konten yang dibuat sebelumnya telah menimbulkan reaksi dari masyarakat, terutama dari kalangan disabilitas yang merasa tersinggung.
Atas hal tersebut, pihaknya menyampaikan penyesalan mendalam.
“Kepada seluruh teman-teman disabilitas yang mungkin tersinggung dan merasa hatinya tersakiti, kami sekali lagi memohon maaf sebesar-besarnya,” lanjutnya, pada Kamis (19/3/2026).
Bayu juga menegaskan bahwa ke depan dirinya akan lebih berhati-hati dalam membuat konten agar tidak menyinggung pihak mana pun, khususnya kelompok rentan seperti penyandang disabilitas.
“Ke depannya kami akan berusaha menjadi lebih baik dan lebih teliti dalam membuat konten yang tidak menyakiti hati disabiliti atau orang lain,” katanya.
Tidak hanya itu, ia juga mengungkapkan rencana untuk terlibat dalam kegiatan positif, termasuk kemungkinan membentuk organisasi atau mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan disabilitas sebagai bentuk tanggung jawab sosial.
“Kedepannya akan ada rencana untuk menjadi organisasi atau kegiatan disabilitas,” tutupnya.
Baca juga: Buat Konten Parodikan Disabilitas, TikToker Kingubayy Dilaporkan ke Polda Sumsel
Sementara itu, pihak NPCI Sumatera Selatan menerima permohonan maaf tersebut secara terbuka.
Permasalahan ini pun disepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan.
Momentum bulan suci Ramadan menjelang Idulfitri turut menjadi pengingat bagi semua pihak untuk saling memaafkan, mempererat kebersamaan, serta menjaga rasa hormat terhadap sesama.
NPCI Sumsel juga mengimbau masyarakat, khususnya para kreator konten, untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam berkarya di ruang digital, serta turut membangun lingkungan yang inklusif dan menghargai keberagaman.
Sebelumnya, polisi sudah memanggil masing-masing pihak terkait konten yang viral di media sosial tersebut.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan bahwa laporan itu telah diterima dan akan ditindaklanjuti.
"Laporan polisi yang sudah dilaporkan di Subdit Siber Ditreskrimsus akan ditindaklanjuti secara profesional dan prosedural," ujar Nandang kepada Tribunsumsel.com dan Sripoku.com, Selasa (17/3/2026).
Dalam pertemuan itu, pihaknya memanggil komunitas penyandang disabilitas serta masing-masing empat orang yang membuat video parodi.
Pengunggah bersama rekan-rekannya menyampaikan permohonan maaf dalam pertemuan tersebut.
Meskipun begitu, proses laporan tetap dilanjutkan sesuai dengan prosedur.
"Dari semua pihak komunitas sangat tidak terima terkait konten yang diunggah karena menghina para kelompok rentan. Lalu, ada juga penyampaian permohonan maaf dari keempat orang konten kreator. Betul, prosesnya tetap dilanjutkan," katanya.
Kendati demikian, pihaknya tetap membuka pilihan bila kedua belah pihak memilih untuk berdamai di kemudian hari.
Terhadap pemilik akun yang membuat video parodi juga diberikan teguran dan edukasi agar kejadian yang sama tidak terulang.
"Apabila di kemudian hari dari masing-masing pihak ada kesepakatan untuk perdamaian, silakan dikomunikasikan. Memberikan edukasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tutupnya.
Minta Maaf
Sementara itu, lewat unggahan TikTok miliknya, Ubay menyampaikan permohonan maafnya.
"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus terkait konten TikTok yang kami unggah kemarin, dan kami menyadari dari kata-kata dan tindakan yang kami buat itu merasa tidak nyaman ataupun tersinggung kami meminta maaf dan saya ingin menegaskan bahwa tidak ada sama sekali niatan kami untuk menjatuhkan atau menghina dari pihak mana pun. Hal ini murni menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk lebih bijak lagi dan untuk lebih berhati-hati dalam pembuatan konten, saya minta maaf sebesar-besarnya atas konten saya dan teman-teman saya," ujarnya.