TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Pelalawan mengingatkan masyarakat yang sedang mudik terkait potensi kebakaran rumah yang ditinggal selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah.
Warga yang mudik atau pulang kw kampung halaman dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Masyarakat harus memastikan kondisi aman sebelum berangkat mudik agar terhindar dari bencana kebakaran. Terutama yang berkaitan dengan arus listrik dan barang-barang elektronik.
"Berdasarkan pengalaman kami selama ini, kebakaran rumah dan gedung biasanya disebabkan oleh hubungan arus pendek atau korlseting listrik. Jadi harus diantisipasi sejak awal," ungkap Kepala Dinas Damkar Pelalawan, Indra Putra kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (20/3/2026).
Dinas Damkar Pelalawan memberikan beberapa tips bagi masyarakat yang mudik agar tidak terjadi kebakaran rumah yang ditinggalkan dalam keadaan kosong. Yang terutama mematikan aliran listrik yang tidak perlukan selama rumah tidak ada penghuninya.
"Seluruh steker dan stop kontak yang tidak dipakai harus dicabut. Jika dibiarkan berpotensi terjadi korsleting listrik," tambah Indra Putra.
Kemudian memastikan kompor masak dalam kondisi mati dan mencabut regulator tabung gas serta menutup gas dengan rapat ke tempat yang aman. Selanjutnya memastikan seluruh jendela dan pintu dalam keadaan terkunci dengan baik.
"Titipkan kunci ke orang yang dipercaya. Disarankan melapor ke Ketua RT, petugas keamanan atau tetangga terdekat. Jadi bisa terpantau," ujarnya.
Damkar Pelalawan selalu siaga 1x24 jam selama libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri. Petugas stand by di markas jika sewaktu-waktu ada kejadian kebakaran. Namun perlu dilakukan antisipasi awal sebelum terjadinya bencana yang merugikan semua pihak.
"Apabila membutuhkan bantuan dari Damkar, silahkan menghubungi call center kami. Termasuk untuk penyelamatan maupun pertolongan lainnya," pungkas Indra.
(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)