TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Polda Sumsel mencatat pergerakan penumpang yang mengalami kenaikan signifikan selama arus mudik lebaran 2026 khususnya di sejumlah titik transportasi seperti di Terminal, Bandara, Pelabuhan/dermaga hingga Jalan tol.
Dalam periode 13-20 Maret 2026, jumlah pemudik melonjak di semua moda transportasi, dengan kenaikan yang bervariasi. Mulai dari 21 persen hingga 58 persen.
Terminal bus menjadi titik transportasi yang mengalami lonjakan paling banyak dengan 58 persen dengan 22.597 penumpang berangkat dan datang dibanding periode momen yang sama tahun sebelumnya.
Di Bandara ada 81.977 penumpang yang datang dan berangkat hingga tanggal 20 Maret 2026.
Di stasiun kereta api ada 47.194 penumpang berangkat dan datang, di pelabuhan dan dermaga ada 764.619 penumpang yang datang dan berangkat.
Terakhir, di lima ruas jalan tol ada 252.178 pergerakan kendaraan yang melintas. Namun jalan tol menjadi titik yang mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun lalu.
Baca juga: Pastikan Keamanan Mudik, Wali Kota dan Wawako Pagar Alam Tinjau Pos Operasi Ketupat Musi 2026
Baca juga: Arus Mudik di Jalintim Palembang-Betung Landai H-1 Lebaran, Polisi Tetap Lakukan Patroli Mobile
Kapolda Sumsel Irjen Pol Shandi Nugroho mengatakan lonjakan aktivitas ini sebagai indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat.
"Pengamanan kami meningkat 21 persen. Ini menunjukkan kesiapan kami dalam menghadapi lonjakan mudik. Namun angka kecelakaan menjadi fokus yang terus kami tekan," ujar Shandi, Jumat (20/3/2026).
Meski begitu peningkatan angka kecelakaan menjadi perhatian utama, sebab pihaknya mencatat jumlah kejadian meningkat dari 38 menjadi 57 kasus, dengan korban meninggal dunia naik dari 5 menjadi 15 orang.
"Mobilitas masyarakat meningkat tajam. Kami akan mengintensifkan patroli, penindakan, dan edukasi untuk menekan angka kecelakaan," katanya.