Rute Pawai Takbiran Idul Fitri di Sangihe Sulawesi Utara: Tahuna, Tabukan Utara hingga Kendahe
Rizali Posumah March 20, 2026 10:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menjelang malam penuh kemenangan, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polres Kepulauan Sangihe resmi merilis rute pelaksanaan pawai takbiran keliling untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Jumat (20/3/2026).

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi kemacetan serta menjamin kenyamanan warga dalam merayakan malam Idulfitri.

Fokus pengamanan dan jalur pawai tahun ini akan terbagi di tiga titik utama: Kecamatan Tahuna, Kecamatan Tabukan Utara, dan Kecamatan Kendahe.

Wilayah Tahuna

Gema takbir akan dimulai dari titik awal di Lapangan Gelora Santiago (depan rumah jabatan Bupati). 

Iring-iringan dijadwalkan melintasi Kantor Satpol PP, Pertamina Tahuna, Kelurahan Tidore, kawasan Soataloara, hingga menyisir Jalan Boulevard Apengsembeka.

Garis finis ditetapkan di depan Mushala Al-Falah Tidore Tengah.

Wilayah Tabukan Utara

Titik kumpul dimulai dari depan Masjid Baiturahim Kampung Kalekube I.

Peserta akan bergerak melintasi rentetan kampung mulai dari Kalekube, Naha, Kalurae, Likuang, Bengketang, dan berakhir di Kampung Petta.

Wilayah Kendahe

Pawai akan start dari depan Masjid Al Hilal Darunge Kampung Kendahe II, melewati Kendahe I, Talawid, hingga Tariang Lama.

Uniknya, untuk wilayah ini, peserta akan memutar balik melalui jalur yang sama dan mengakhiri pawai di Masjid Al-Ikhlas Sahabe.

Guna menjaga kondusivitas di lapangan, Polres Kepulauan Sangihe telah menyiagakan personel di berbagai titik rawan untuk mengatur arus lalu lintas.

Upaya ini dilakukan agar kemeriahan takbir keliling tidak mengganggu ketertiban umum.

"Dengan adanya pengaturan rute ini, diharapkan pelaksanaan takbiran di Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat berlangsung aman, lancar, dan penuh khidmat."

Pawai Takbiran

Pawai takbiran adalah tradisi perayaan malam Idul Fitri (atau Idul Adha) dengan berkeliling desa, kampung, atau kota sambil melantunkan takbir, tahmid, dan tahlil.

Seringkali diiringi bedug, obor, atau kendaraan hias.

Ini adalah bentuk syiar Islam, wujud syukur atas kemenangan Ramadan, serta mempererat silaturahmi warga. (Edu)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.