Laporan Ramadhan L Q
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Usai mengawal ketat pergerakan jutaan pemudik, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi menghentikan skema rekayasa lalu lintas one way (satu arah) nasional untuk arus mudik pada Jumat (20/3/2026) siang.
Kini, kepolisian langsung tancap gas mempersiapkan skenario untuk menghadapi gelombang arus balik Lebaran 1447 H.
Bagi Anda yang saat ini sedang berada di kampung halaman, pastikan untuk mulai menyusun jadwal kepulangan.
Baca juga: Lalu Lintas Normal, Contraflow di Tol Japek dan One Way di Tol Cipali Dihentikan
Pasalnya, Korlantas Polri telah menjadwalkan penerapan one way nasional arus balik mulai 24 Maret 2026.
Arus Balik Diprediksi Terbagi Dua Gelombang
Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa skenario one way memang dirancang khusus untuk mengurai kepadatan di dua fase krusial, yakni mudik dan balik.
Tingginya volume kendaraan yang akan kembali masuk ke kawasan Jabodetabek menjadi alasan utama persiapan ini dikebut.
"Untuk arus balik karena cukup tinggi nanti akan kami persiapkan tanggal 24 akan kami persiapkan arus balik termasuk skenario daripada manajemen lalu lintas," ucap Agus dalam jumpa pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (20/3/2026).
Menariknya, kepolisian juga mengantisipasi adanya lonjakan arus balik tahap kedua yang diprediksi jatuh pada 28–29 Maret 2026.
Pergeseran ini dipengaruhi oleh kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang membuat jadwal kepulangan masyarakat menjadi lebih bervariasi dan tersebar.
“Kami sudah menyiapkan skenario manajemen lalu lintas bersama para pemangku kepentingan,” kata Agus.
One Way Mudik Resmi Ditutup, Tol Kembali Normal
Sebelumnya, Korlantas telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi lalu lintas di ruas Tol Trans Jawa pada Jumat siang.
Berdasarkan pantauan lapangan, volume kendaraan mudik terpantau sudah sangat landai sehingga sistem satu arah tak lagi diperlukan.
“Pada tanggal 18 Maret 2026 kami lakukan One Way. Hari ini (Jumat 20 Maret 2026), kami evaluasi bahwa kondisi arus cukup landai, cukup terkendali," kata Agus di Command Center KM 29 Tol Japek, Jumat (20/3/2026) siang.
Oleh sebab itu, hari ini Jumat 2026 pukul 13.00 WIB, polisi melakukan sosialisasi dan sterilisasi untuk membuat arus lalu lintas kembali normal.
"Oleh sebab itu, atas seizin Bapak Kapolri, untuk arus mudik atau One Way Nasional sementara kami nyatakan ditutup pada pukul 13.22 WIB" ucapnya.
Dengan ditutupnya skema tersebut, jalur tol lintas Jawa kini sudah bisa diakses secara normal dari kedua arah.
"Jadi sekarang kondisi lalu lintas normal, baik yang mengarah ke Jakarta termasuk yang mengarah ke Semarang," tutur Irjen Agus.
Fokus Pengamanan Malam Takbiran hingga Tempat Wisata
Sembari mematangkan strategi arus balik, jajaran kepolisian malam ini langsung mengalihkan fokus pada pengamanan rangkaian ibadah dan perayaan Idul Fitri di berbagai titik krusial.
"Ya tentunya Jumat malam hari ini kami akan mempersiapkan kesiapan daripada pengamanan Idulfitri ya. Baik persiapan takbiran, baik persiapan Salat Id, termasuk juga tempat-tempat wisata yang akan kami amankan," ungkapnya.
Terkait strategi eksekusi untuk mengurai kemacetan saat arus balik nanti, Irjen Agus memastikan pihaknya akan memanfaatkan seluruh instrumen pendukung, mulai dari rekayasa tol fungsional hingga pemantauan berbasis teknologi mutakhir.
"Jadi strategi rekayasa lalu lintas dengan stakeholder nanti tentunya kami akan susun skenario-skenario, baik nanti menggunakan tol fungsional, alih arus, termasuk juga teknologi yang bisa melihat langsung traffic-nya seperti apa, baru nanti kami lakukan eksekusi cara bertindak One Way Nasional arus balik," pungkasnya.