SURYA.CO.ID, SURABAYA - Komisi D DPRD Jatim berharap masyarakat ikut mengawasi kinerja pemerintah daerah dalam momentum mudik maupun arus balik lebaran.
Legislatif pun mendorong sinergi optimal baik pemerintah maupun pihak terkait agar pelaksanaan mudik hingga arus balik berjalan aman dan lancar.
Baca juga: Demi Keluarga, Dewanti Tekankan Mudik 2026 Lancar Tanpa Kendala di Jawa Timur
Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim Khusnul Arif menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor ini.
"Kami mengimbau kepada masyarakat Jawa Timur bahwa ketika ada kendala terkait dengan pelayanan Pemprov, sampaikan kepada kami," kata Khusnul Arif dalam penjelasannya, Jumat (20/3/2026).
Momen Idul Fitri memang identik dengan mudik atau pulang ke kampung halaman.
Selama ini, mudik menjadi semacam tradisi tahunan masyarakat Indonesia termasuk Jawa Timur.
Sejauh ini, Jawa Timur juga menjadi salah satu provinsi jujugan pemudik baik keberangkatan maupun kedatangan.
Baca juga: Libur Lebaran, Sarangan hingga Jatim Park Jadi Magnet 12 Juta Wisatawan
DPRD Provinsi Jawa Timur pun mendorong optimalisasi kolaborasi antar-lembaga, khususnya antara Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, pemerintah kabupaten/kota, serta pihak kepolisian dalam mengurai titik-titik rawan kemacetan selama masa mudik dan balik.
Sebagai bagian dari upaya mitigasi, berbagai upaya telah dilakukan mulai pemeriksaan kelaikan kendaraan secara berkala di sejumlah titik strategis dan sejumlah upaya lainnya.
Selain bisa lapor kepada DPRD Jatim, Khusnul Arif mengatakan masyarakat juga bisa lapor langsung kepada OPD terkait.
Yakni, jika didapati ada kendala pelayanan selama masa mudik maupun arus balik.
"Menghubungi OPD mitra kami, PU Bina Marga, maupun Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur," jelas politisi Partai NasDem ini.