Presiden Prabowo Salat Id dan Halalbihalal di Aceh, Wapres Gibran di Masjid Istiqal Lalu ke Solo
Theresia Felisiani March 21, 2026 06:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perayaan Idulfitri 1447 Hijriah kali ini, Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka bagi-bagi tugas.

Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan merayakan momen kemenangan di ujung barat Indonesia yakni Aceh.

Sebelumnya, Prabowo merayakan malam takbiran di Sumatera Utara.

Sementara Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tetap berada di Ibu Kota.

"Iya betul, Pak Presiden akan malam takbiran di Sumatera Utara," ungkap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.

 

Prabowo Pilih Lebaran di Serambi Mekkah

Usai merayakan malam takbiran di Sumatera Utara, Presiden Prabowo akan melanjutkan perjalanan menuju Aceh untuk menunaikan Salat Idulfitri 1447 Hijriah.

Kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini di Tanah Rencong menjadi simbol kedekatan pemimpin dengan masyarakat di daerah.

Meski lokasi spesifik masjid belum dirilis resmi, kepastian kehadirannya telah dikonfirmasi. 
"InsyaAllah akan Salat Idul Fitri di Aceh besok pagi," tambahnya.

Baca juga: Prabowo Ungkap Alasan Pangkas Anggaran Belanja Tak Produktif: Kalau Tidak, Jadi Korupsi

Dikutip dari Sekretariat Presiden, Prabowo dijadwalkan untuk menunaikan salat Idulfitri di Provinsi Aceh.

Presiden Prabowo juga akan melakukan halalbihalal bersama warga setempat selepas salat.

 

Memori Lebaran Bareng di Istiqlal 2025

Kondisi ini kontras dengan setahun sebelumnya. Pada 31 Maret 2025 (1446 H), Prabowo dan Gibran tampil sangat kompak melaksanakan salat Id bersama di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

Kala itu, kehadiran keduanya sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI yang baru menjabat menarik perhatian besar masyarakat Asia Tenggara.

Momen 2025 di Istiqlal mencatat sejarah kebersamaan yang hangat. Prabowo hadir didampingi Didit Prabowo, sementara Gibran datang bersama Jan Ethes.

Mereka berada di saf terdepan diapit tokoh bangsa seperti Menteri Agama Nasaruddin Umar dan jajaran menteri Kabinet Merah Putih lainnya.

Usai salat, keduanya bahkan menjadi rebutan swafoto ribuan jemaah yang memadati masjid berkapasitas 150 ribu orang tersebut.

 

Wapres Gibran: Jakarta Lalu Solo

Untuk Idulfitri 2026 ini, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memilih tetap berada di Jakarta.

Agenda utamanya adalah menjaga tradisi silaturahmi dengan para tokoh bangsa dan senior di Ibu Kota.

"Yang jelas, halal bi halal dulu dengan senior-senior di Jakarta," ujar Gibran,  17 Maret lalu.

Baca juga: Ditarik Rismon, Buku Gibran End Game Ternyata Sudah Laku 10 Ribu Eksemplar, Raup Uang Rp1 M

Setelah rangkaian silaturahmi di Jakarta tuntas, Wapres Gibran baru akan bertolak menuju kampung halamannya untuk merayakan sisa hari raya.

"Di Solo, di Solo," pungkas Gibran singkat mengenai rencana mudiknya.

Terpisah Imam Besar Masjid Istiqlal yang juga menjabat Menteri Agama, Nasaruddin Umar, membenarkan bahwa Gibran dijadwalkan melaksanakan salat Id di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut bersama jajaran pejabat tinggi negara.

Namun demikian, Nasaruddin mengaku hingga saat ini belum memperoleh kepastian terkait kehadiran Presiden di Masjid Istiqlal.

Ia menyebut masih menunggu arahan lebih lanjut mengenai kemungkinan Presiden Prabowo tetap hadir di Jakarta atau sepenuhnya menjalankan agenda Idul Fitri di Aceh.

Selain itu, Nasaruddin juga belum dapat memastikan apakah dirinya akan mendampingi Presiden dalam pelaksanaan salat Id di Aceh.

Menurut dia, keputusan tersebut akan bergantung pada arahan resmi yang masih dalam proses finalisasi menjelang hari pelaksanaan.

MALAM TAKBIRAN: Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memberikan keterangannya di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (20/3/2026)
MALAM TAKBIRAN: Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memberikan keterangannya di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (20/3/2026) (Tribunnews.com/Reza Deni)

Perbedaan lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri Presiden tahun ini dinilai sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan simbolik kehadiran negara di berbagai daerah, khususnya wilayah dengan nilai historis dan religius yang kuat seperti Aceh.

Di sisi lain, pelaksanaan salat Id di Masjid Istiqlal tetap menjadi pusat kegiatan kenegaraan di ibu kota, dengan kehadiran Wakil Presiden dan pejabat tinggi sebagai representasi pemerintah pusat.

Momentum Idul Fitri kali ini pun memperlihatkan pembagian peran simbolik antara Presiden dan Wakil Presiden dalam menyapa masyarakat di lokasi yang berbeda, sekaligus menjaga kesinambungan tradisi kenegaraan yang telah berlangsung selama ini.


(tribun network/thf/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.