TRIBUNTRENDS.COM - Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan, suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa begitu kental di kediaman Presiden Prabowo Subianto.
Di tengah kesibukan negara dan dinamika politik, terselip potret sederhana namun menyentuh tentang keluarga, tawa, dan makna pulang.
Momen tersebut dibagikan langsung oleh Prabowo melalui akun Instagram resminya pada Jumat (20/3/2026), sehari sebelum perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Alhamdulillah, 30 hari Ramadhan telah kita lalui dengan penuh keimanan. Kini, kita sambut hari kemenangan dengan hati yang bersih,” tulisnya.
Baca juga: Prabowo Buka Hotline Bebas Pulsa, Nasib Dapur MBG di Tangan Orang Tua Murid: Silakan Komplain
Dalam unggahan itu, Prabowo terlihat duduk satu meja bersama putranya, Didit Hediprasetyo, serta Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto.
Mereka duduk melingkar di sebuah meja bundar yang dipenuhi hidangan sederhana. Suasana terlihat santai penuh obrolan ringan dan tawa yang mengalir tanpa sekat formalitas.
Dalam salah satu momen, Titiek tampak menunjukkan sesuatu di layar ponselnya kepada Prabowo, yang kemudian disambut dengan ekspresi santai dan penuh perhatian. Interaksi kecil itu justru memperlihatkan kedekatan yang jarang tersorot di ruang publik.
Menariknya, suasana hangat itu semakin hidup dengan kehadiran kucing peliharaan Prabowo, Bobby Kertanegara.
Tanpa canggung, Bobby ikut “nimbrung” di atas meja, bahkan terlihat mencicipi makanan dari piring yang tersedia.
Tingkahnya yang santai justru menambah kesan akrab dan alami dalam momen tersebut seolah memperlihatkan sisi lain kehidupan seorang kepala negara.
Melalui unggahan yang sama, Prabowo juga menyampaikan pesan reflektif menjelang Lebaran. Ia mengajak masyarakat menjadikan momen ini sebagai waktu untuk kembali berkumpul dengan keluarga dan orang-orang terkasih.
“Semoga kita diberi kesempatan untuk bertemu kembali dengan Ramadhan di tahun mendatang. Selamat berkumpul bersama keluarga dan orang-orang tercinta,” tulisnya.
Pesan tersebut seolah menjadi pengingat bahwa di balik segala kesibukan dan pencapaian, nilai kebersamaan tetap menjadi inti dari perayaan Idul Fitri.
Baca juga: Prabowo Selamatkan Rp 308 Triliun Uang Rakyat: Kalau Tidak Dipotong, Ini Pasti Dikorupsi!
Sementara itu, pemerintah secara resmi menetapkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menjelaskan bahwa penetapan tersebut didasarkan pada hasil perhitungan astronomi (hisab) dan pemantauan hilal (rukyatul hilal) dari berbagai titik di Indonesia.
“Disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026,” ujarnya dalam konferensi pers.
Potret sederhana yang dibagikan Prabowo ini menjadi gambaran bahwa Lebaran bukan hanya soal perayaan, tetapi juga tentang kembali kepada keluarga, kepada kehangatan, dan kepada nilai-nilai yang sering terlupakan dalam rutinitas.
Di tengah dinamika kehidupan, momen seperti ini mengingatkan bahwa kebahagiaan sejati sering kali hadir dalam bentuk paling sederhana: duduk bersama, berbagi cerita, dan tertawa tanpa jarak.
***
(TribunTrends/Kompas)