TRIBUNJAKARTA.COM - Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Id di Aceh pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Presiden Prabowo Subianto merayakan malam takbiran di Sumatera Utara.
"Iya betul, Pak Presiden akan malam takbiran di Sumatera Utara," ungkap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dikutip dari Tribunnews.com.
Kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini di Tanah Rencong menjadi simbol kedekatan pemimpin dengan masyarakat di daerah.
Meski lokasi spesifik masjid belum dirilis resmi, kepastian kehadirannya telah dikonfirmasi.
"InsyaAllah akan Salat Idul Fitri di Aceh besok pagi," tambahnya.
Dikutip dari Sekretariat Presiden, Prabowo dijadwalkan untuk menunaikan salat Idulfitri di Provinsi Aceh.
Presiden Prabowo juga akan melakukan halalbihalal bersama warga setempat selepas salat.
Sedangkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memilih tetap berada di Jakarta.
Agenda utamanya adalah menjaga tradisi silaturahmi dengan para tokoh bangsa dan senior di Ibu Kota.
"Yang jelas, halal bi halal dulu dengan senior-senior di Jakarta," ujar Gibran 17 Maret lalu.
Setelah rangkaian silaturahmi di Jakarta tuntas, Wapres Gibran baru akan bertolak menuju kampung halamannya untuk merayakan sisa hari raya.
"Di Solo, di Solo," pungkas Gibran singkat mengenai rencana mudiknya.
Imam Besar Masjid Istiqlal yang juga menjabat Menteri Agama, Nasaruddin Umar, membenarkan bahwa Gibran dijadwalkan melaksanakan salat Id di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut bersama jajaran pejabat tinggi negara.
Namun demikian, Nasaruddin mengaku hingga saat ini belum memperoleh kepastian terkait kehadiran Presiden di Masjid Istiqlal.
Ia menyebut masih menunggu arahan lebih lanjut mengenai kemungkinan Presiden Prabowo tetap hadir di Jakarta atau sepenuhnya menjalankan agenda Idul Fitri di Aceh.
Selain itu, Nasaruddin juga belum dapat memastikan apakah dirinya akan mendampingi Presiden dalam pelaksanaan salat Id di Aceh.
Menurut dia, keputusan tersebut akan bergantung pada arahan resmi yang masih dalam proses finalisasi menjelang hari pelaksanaan.
Perbedaan lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri Presiden tahun ini dinilai sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan simbolik kehadiran negara di berbagai daerah, khususnya wilayah dengan nilai historis dan religius yang kuat seperti Aceh.
Di sisi lain, pelaksanaan salat Id di Masjid Istiqlal tetap menjadi pusat kegiatan kenegaraan di ibu kota, dengan kehadiran Wakil Presiden dan pejabat tinggi sebagai representasi pemerintah pusat.
Momentum Idul Fitri kali ini pun memperlihatkan pembagian peran simbolik antara Presiden dan Wakil Presiden dalam menyapa masyarakat di lokasi yang berbeda, sekaligus menjaga kesinambungan tradisi kenegaraan yang telah berlangsung selama ini.