TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Ribuan warga memadati Alun-alun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sejak pagi untuk melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026).
Dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, pesan tentang pentingnya ukhuwah atau persaudaraan menjadi sorotan utama dalam perayaan hari kemenangan tahun ini.
Pelaksanaan salat dimulai pukul 06.00 WIB.
Bertindak sebagai imam adalah Ustaz Kholidun Nur Ma’sum Al Khafidz dari Desa Bangsa, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas.
Sementara itu, khotbah Idulfitri 1447 H disampaikan Ustaz H Muhammad Ridwan Musta’in SPdI MPd MHum yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I Baznas Banyumas.
Baca juga: Ajibarang Banyumas Jadi Simpul Penting Arus Mudik Jalur Tengah, Dilewati 85.258 Kendaraan
Dalam khotbahnya, dia mengajak jemaah untuk terus meningkatkan ketakwaan sebagai buah dari "madrasah Ramadan".
Ia menekankan bahwa Idulfitri bukan sekadar seremoni melainkan momentum untuk kembali pada fitrah dan memperkuat persaudaraan.
"Tema khotbah kali ini adalah menjadikan Idulfitri sebagai momentum mewujudkan ukhuwah demi Banyumas yang produktif, adil, dan sejahtera," ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa bulan Syawal adalah bulan penuh kegembiraan yang seharusnya memperkuat rasa kekeluargaan di tengah masyarakat.
Menurutnya, sesama umat beriman adalah saudara yang harus saling menjaga dan memperbaiki hubungan.
"Mustahil cita-cita Banyumas yang produktif, adil, dan sejahtera dapat tercapai tanpa adanya ukhuwah."
"Semua itu lahir dari kolaborasi dan kebersamaan," tambahnya.
Selain itu, nilai kejujuran dalam berucap serta semangat 'cablaka' khas Banyumas juga ditekankan sebagai bagian dari tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan salat Id juga dihadiri Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti, serta Sekda Banyumas Agus Nur Hadie.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat datang kepada para pemudik yang pulang ke kampung halaman.
Ia mengajak para perantau menikmati suasana Banyumas, termasuk beragam kuliner khas daerah.
"Selamat datang bagi para pemudik. Nikmati Banyumas, termasuk aneka kulinernya, sebelum kembali ke perantauan," katanya.
Bupati juga menyebut, Banyumas menjadi salah satu tujuan favorit pemudik tahun ini.
Ia memaparkan, dalam satu tahun kepemimpinannya bersama wakil bupati, sejumlah capaian telah diraih, termasuk penataan birokrasi.
Baca juga: Warga Kembaran Banyumas Nyaris Masuk Penjara saat Lebaran, Tepergok Curi Burung dan Ditangkap Warga
Ke depan, Pemkab Banyumas akan terus memperluas akses permodalan, menciptakan iklim investasi yang ramah, serta meningkatkan pelayanan publik agar lebih mudah dijangkau masyarakat.
Selain itu, ia kembali menegaskan bahwa Banyumas telah mencapai status Universal Health Coverage (UHC).
Dengan demikian, warga yang memiliki KTP Banyumas dapat mengakses layanan kesehatan tanpa perlu membawa kartu BPJS atau KIS.
"Cukup dengan KTP Banyumas, masyarakat wajib mendapatkan layanan kesehatan," tegasnya.
Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun dari panitia hari besar Islam Banyumas, pelaksanaan salat Idulfitri di Kabupaten Banyumas tersebar di 1.759 titik.
Rinciannya, meliputi 1.241 masjid, 162 musala, 232 lapangan, dan 124 lokasi lainnya. (*)