Pawai Obor di Sorong: Simbol Semangat dan Persatuan di Malam Takbiran
Petrus Bolly Lamak March 21, 2026 09:31 AM

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Suasana malam takbiran di Kota Sorong, Papua Barat Daya berlangsung meriah. 

Ratusan warga kawasan HBM Raya memadati jalanan dalam pawai obor yang digelar Pemuda Muslimin Indonesia Papua Barat Daya bersama Karang Taruna Tunas HBM, Jumat (20/3/2026) malam.

Baca juga: Ratusan Warga Kota Sorong Padati Pawai Takbir Idul Fitri 1447 H

Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Sekitar 300 hingga 400 peserta dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa tampak antusias membawa obor sambil melantunkan takbir.

Rute dan Peserta Rute pawai dimulai dari Masjid Raya Kota Sorong, melintasi Polresta Sorong Kota, Simpang Gereja Maranatha, Kantor Wali Kota Sorong, hingga memasuki wilayah HBM dan kembali ke titik awal. 

Cahaya obor yang berpadu dengan gema takbir menciptakan suasana religius sekaligus penuh kebersamaan.

Baca juga: Ribuan Umat Muslim Padati Alun-Alun Aimas Sorong Laksanakan Salat Idul Fitri 1447 H

Ketua Panitia M. Fajar Ombaier menyebutkan bahwa peserta berasal dari beberapa kompleks di HBM Raya, seperti Jalan Nuri, Kampung Pisang, Sriti 1, dan Sriti 2. Ia berharap tradisi ini menjadi agenda rutin tahunan.

"Insyaallah akan kami jadikan agenda tahunan dan terus berkolaborasi dengan organisasi kepemudaan lainnya," ujar Fajar.

Simbol Persatuan dan Toleransi Tokoh masyarakat setempat, Idar Said, mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah positif memperkuat syiar Islam. 

Ia berharap ke depannya lebih banyak masjid yang terlibat agar partisipasi masyarakat semakin luas.

Baca juga: Sentuhan Khutbah Idul Fitri di Sorong: Ingatkan Bakti pada Orang Tua dan Sedekah

Senada dengan itu, Ketua Karang Taruna Tunas HBM, Frido Dimara, menegaskan bahwa pawai ini mencerminkan kuatnya toleransi beragama di HBM. 

"Di sini tidak ada perbedaan agama maupun ras. Semua satu keluarga. Hari ini kita rayakan Idulfitri bersama, nanti saat Paskah kita juga akan berkolaborasi," tegas Frido.

Kehadiran warga non-Muslim yang ikut menyaksikan maupun berpartisipasi menambah kental nuansa keberagaman. 

Melalui tradisi ini, masyarakat berharap nilai persatuan dan toleransi di Kota Sorong terus terjaga. (tribunsorong.com/ismail saleh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.