TRIBUNKALTIM.CO - Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan potret keberagaman yang kuat melalui jumlah dan sebaran rumah ibadah di berbagai kabupaten dan kota.
Data terbaru yang diolah BPS Kaltim dari Kementerian Agama tahun 2025 mencatat ribuan fasilitas keagamaan tersebar merata, mulai dari masjid dan mushola sebagai tempat ibadah umat Islam, hingga gereja, pura, vihara, dan kelenteng yang mencerminkan kehidupan beragama yang harmonis.
Masjid adalah tempat utama ibadah umat Islam untuk melaksanakan salat berjamaah, sementara mushola atau langgar merupakan tempat ibadah dengan skala lebih kecil yang biasanya berada di lingkungan permukiman.
Gereja Protestan dan Gereja Katolik adalah tempat ibadah umat Kristen dengan dua denominasi berbeda.
Sementara itu, pura merupakan tempat ibadah umat Hindu, vihara digunakan oleh umat Buddha, dan kelenteng adalah tempat ibadah umat Konghucu.
Secara keseluruhan, jumlah masjid di Kalimantan Timur mencapai 3.757 unit, menjadikannya sebagai fasilitas ibadah terbanyak di provinsi ini.
Disusul mushola sebanyak 3.597 unit, kemudian gereja Protestan sebanyak 1.625 unit, gereja Katolik 366 unit, pura 56 unit, vihara 27 unit, dan kelenteng sebanyak 5 unit.
Baca juga: Salat Id Perdana Masjid Negara IKN 2026 Berlangsung Khidmat, Ribuan Jamaah Padati Lokasi
Di Paser, terdapat 320 masjid dan 448 mushola. Selain itu, tersedia 77 gereja Protestan, 32 gereja Katolik, 3 pura, dan 2 vihara. Tidak terdapat kelenteng di wilayah ini.
Wilayah Kutai Barat memiliki 153 masjid dan 129 mushola, namun jumlah gereja Protestan cukup tinggi mencapai 364 unit, serta 113 gereja Katolik. Terdapat pula masing-masing satu pura dan vihara.
Kutai Kartanegara menjadi daerah dengan jumlah masjid terbanyak, yakni 822 unit, serta 937 mushola. Selain itu terdapat 266 gereja Protestan, 30 gereja Katolik, 15 pura, dan 1 vihara.
Di Kutai Timur, tercatat 669 masjid dan 424 mushola. Wilayah ini juga memiliki 209 gereja Protestan, 59 gereja Katolik, 22 pura, dan 1 vihara.
Berau memiliki 302 masjid dan 179 mushola, serta 160 gereja Protestan dan 37 gereja Katolik. Di daerah ini juga terdapat 2 pura, 2 vihara, dan 1 kelenteng.
Sementara itu, Penajam Paser Utara mencatat 246 masjid, 268 mushola, 79 gereja Protestan, 12 gereja Katolik, serta masing-masing satu pura dan vihara.
Wilayah dengan jumlah masjid paling sedikit adalah Mahakam Ulu, yakni hanya 16 unit, tanpa mushola.
Daerah ini memiliki 63 gereja Protestan dan 40 gereja Katolik.
5 Daerah dengan Jumlah Masjid Terbanyak di Kalimantan Timur 2025
Berdasarkan data yang dihimpun, berikut lima daerah dengan jumlah masjid terbanyak di Kalimantan Timur tahun 2025:
1 .Kutai Kartanegara – 822 masjid
2. Kutai Timur – 669 masjid
3. Balikpapan – 548 masjid
4. Samarinda – 504 masjid
5. Paser – 320 masjid
Total Rumah Ibadah di Kalimantan Timur
Jika dijumlahkan secara keseluruhan, Provinsi Kalimantan Timur memiliki: