SURYA.co.id, Surabaya - Persebaya Surabaya terus berbenah di tengah kompetisi Super League 2025/2026. Regenerasi pemain muda, fenomena Gali Freitas yang semakin moncer, serta terobosan panpel di laga kandang tersisa menjadi sorotan utama Bajol Ijo hari ini.
Persebaya saat ini berada di peringkat tujuh klasemen dengan 39 poin. Meski peluang juara tipis, semangat tim tetap terjaga berkat dukungan penuh Bonek. Pelatih Bernardo Tavares menegaskan jeda kompetisi dimanfaatkan untuk memperbaiki kondisi fisik dan mental pemain.
Eksodus sejumlah pemain asing seperti Diego Mauricio dan Dime Dimov membuat Persebaya harus beradaptasi. Namun, masuknya pemain baru seperti Jefferson Silva serta orbit pemain muda memberi keseimbangan baru.
Fenomena Gali Freitas menjadi magnet tersendiri. Julukan “Cak Gali” dari Bonek menegaskan penerimaan penuh terhadap pemain asal Timor-Leste yang kini menjadi motor serangan Bajol Ijo.
Panpel Persebaya juga menyiapkan terobosan baru untuk menjaga atmosfer GBT tetap meriah, meski Tribun Utara ditutup hingga akhir musim.
Panpel Persebaya memastikan setiap laga kandang akan menghadirkan kreasi baru. Media Officer Jonathan Yohvinno menegaskan ide-ide kreatif sudah disiapkan untuk menjaga atmosfer stadion tetap meriah.
“Setiap pertandingan home pasti panpel akan menampilkan kreativitas-kreativitas yang pasti nanti akan kami sampaikan,” ujarnya.
Meski belum merinci detail acara, Jonathan memastikan empat laga kandang tersisa akan menjadi panggung krusial. Persebaya akan menjamu Persita Tangerang (4 April), Madura United (17 April), PSBS Biak (2 Mei), dan Persik Kediri (23 Mei).
“Jadi setiap pertandingan pasti ada sesuatu yang baru dan berbeda,” tambahnya.
Pelatih Bernardo Tavares menegaskan pentingnya dukungan suporter. “Mereka sangat penting, menjadi pemain ke-12. Jadi saya harap Bonek dan Bonita datang ke GBT,” katanya.
Dengan terobosan panpel, regenerasi pemain muda, dan fenomena Cak Gali, Persebaya berharap bisa menutup musim dengan hasil positif.
Baca juga: Persebaya Surabaya Buat Terobosan di 4 Laga Kandang Tersisa, Bonek Perlu Beri Masukkan!
Manajemen Persebaya menutup Tribun Utara Stadion GBT hingga akhir musim. Keputusan ini diambil setelah insiden penyalaan petasan saat laga kontra Persib Bandung pada 2 Maret 2026.
Penutupan berlaku untuk empat laga kandang sisa. Meski demikian, panpel berkomitmen menjaga atmosfer stadion tetap meriah dengan menghadirkan kreasi baru.
Langkah ini juga menjadi bentuk tanggung jawab manajemen terhadap keamanan dan kenyamanan penonton.
Suporter diharapkan tetap hadir memenuhi tribun lain, memberikan dukungan penuh kepada tim.
Baca juga: Persebaya Tutup Tribun Utara GBT Hingga Akhir Musim, Imbas Petasan dan Ujaran Kebencian
Hingga pekan ke-25 Liga 1, Persebaya Surabaya berada di peringkat tujuh dengan 39 poin dari 25 laga. Persib Bandung memimpin klasemen dengan 58 poin, disusul Borneo FC (54 poin) dan Persija Jakarta (52 poin).
Jadwal laga sisa Persebaya:
Bernardo Tavares memanfaatkan jeda kompetisi untuk membenahi kondisi tim. “Kami memberikan waktu kepada pemain agar kembali lebih kuat, tidak hanya secara fisik tetapi juga mental,” jelasnya.
Kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC menjadi pelajaran berat. “Saya percaya semua pemain ingin bangkit dan menjadi lebih kuat,” ucap Tavares.
Program latihan individu disiapkan agar kebugaran tetap terjaga.
Baca juga: Update Klasemen Persebaya Surabaya, Bajol Ijo Berpeluang ke Empat Besar
Gali Freitas menjadi fenomena baru di Persebaya. Musim ini ia mencatat 6 gol dan 6 assist dari 24 laga, dengan performa meningkat di era Tavares: 4 gol dan 2 assist dari 7 laga.
Dalam wawancara, Gali menegaskan pengaruh besar pelatih. “Kadang kita juga gak tau ya, kharisma itu terkadang juga ada di dunia sepak bola. Kharisma itu kadang bisa menjadi pendukung,” ujarnya.
Selain kharisma, Gali menyebut motivasi pribadinya meningkat karena masukan langsung dari Tavares. “Misalnya posisi pegang bola, atau long pas, pelatih selalu bicara sama saya untuk improve lebih baik lagi,” tambahnya.
Suporter memberi julukan “Cak Gali” sebagai simbol penerimaan. Komentar di Instagram resmi Persebaya menegaskan harapan agar kontraknya diperpanjang. “@galifreitas21 wajib perpanjang,” tulis salah satu akun.
Baca juga: Fenomena Cak Gali di Persebaya Surabaya Jadi Sorotan, Lebih Moncer di Era Tavares