TRIBUNSTYLE.COM - Kabar gembira datang dari aktris Aurelie Moeremans.
Aurelie Moeremans baru saja mengumumkan bahwa novel karyanya, Broken Strings, akan segera diadaptasi menjadi sebuah film layar lebar.
Pengumuman spesial ini dibagikan langsung oleh Aurelie Moeremans melalui pesan tertulis di kanal siaran Instagram pribadinya yang bertajuk Broken Strings Circle.
Kabar tersebut tentu memicu antusiasme para penggemar yang sudah lama menantikan karya literaturnya bertransformasi ke dalam format audio visual.
"Setelah banyak banget pertimbangan, dan meeting sama berbagai production house serta sutradara, akhirnya aku memutuskan untuk membawa Broken Strings ke layar film," tulis Aurelie, dikutip Jumat (20/3/2026).
Baca juga: Resmi Jadi Ibu, Aurelie Moeremans Spill Wajah Bayi Laki-lakinya, Tampak Dibedong Biru, Bikin Gemas
Aurelie mengaku telah menempuh perjalanan panjang dan penuh pertimbangan sebelum akhirnya melabuhkan pilihan pada rumah produksi serta sutradara yang tepat untuk menggarap kisah personalnya ini.
Baginya, keputusan mengangkat novel Broken Strings ke layar lebar sama sekali bukan didorong oleh mengejar keuntungan materiil atau ambisi meraih popularitas instan.
Fokus utamanya adalah memastikan esensi cerita tetap terjaga agar pesan dalam karyanya tersampaikan kepada penonton.
"Ini bukan keputusan yang aku ambil karena siapa yang paling menjanjikan viral, atau siapa yang berani bayar paling besar," ungkapnya
Aurelie lebih mengandalkan intuisi pribadinya dalam menyeleksi sosok sineas yang akan diajak berkolaborasi untuk proyek ini.
Ia secara khusus mencari sutradara yang memiliki kepekaan mendalam terhadap isu-isu sensitif yang menjadi nyawa dalam ceritanya.
Hal ini dilakukan demi memastikan bahwa pesan moral dan emosi yang terkandung dalam karyanya dapat tersampaikan secara jujur dan tepat sasaran.
"Aku memilih berdasarkan feeling aku, siapa yang benar-benar peduli dengan ceritaku, yang mau menyampaikan pesan ini dengan jujur, dengan hati, bukan hanya karena hype," paparnya.
Lewat proyek film ini, Aurelie menyimpan harapan besar agar karyanya bisa menjadi sarana edukasi bagi masyarakat luas, terutama terkait bahaya child grooming.
Ia juga berharap film Broken Strings nantinya dapat menjadi ruang yang merangkul para penyintas child grooming.
"Aku berharap, dengan adanya film ini nanti, semakin banyak orang yang sadar akan bahaya child grooming, dan mungkin bisa membantu seseorang merasa tidak sendirian," ungkap Aurelie.
Meski begitu, hingga kini Aurelie Moeremans masih belum mengungkap siapa sutradara maupun rumah produksi yang akan terlibat dalam proyek tersebut.
Ia menutup pengumumannya dengan menyampaikan rasa terima kasih kepada para pengikutnya yang selama ini terus memberikan dukungan.
"Aku benar-benar excited untuk perjalanan ini. Thank you for being part of this journey," pungkasnya.
Sebagai tambahan informasi, Broken Strings merupakan buku digital karya Aurelie yang mengangkat pengalaman pribadinya sebagai korban grooming saat remaja.
Cerita tersebut menggambarkan proses manipulasi yang ia alami hingga akhirnya mampu bangkit dan menyelamatkan diri.
Aurelie juga pernah menegaskan keberaniannya membagikan kisah tersebut didorong oleh keinginan untuk membantu para korban lain.
Ia berharap cerita itu bisa mematahkan stigma negatif serta rasa bersalah yang kerap dirasakan oleh para penyintas.
Kabar ini sontak memancing antusiasme dari banyak netizen.
Banyak dari mereka tak sabar ingin segera menonton film tersebut.
(TribunStyle.com/Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)