Veda Ega Pratama Kembali Menggila di FP1 Moto3 Brasil, Ini Doa Sang Ayah 
Joko Widiyarso March 21, 2026 12:01 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Harapan realistis namun penuh optimisme disampaikan Sudarmono, ayah dari pembalap muda Indonesia asal Gunung Kidul, Veda Ega Pratama, jelang seri Moto3 Brasil 2026. 

Ia menegaskan, harapan bagi putranya bukanlah langsung meraih podium, melainkan mampu menyelesaikan balapan dengan baik di tengah ketatnya persaingan kelas Moto3.

Menurut Sudarmono, persiapan Veda menuju Brasil terbilang cukup padat. Usai menjalani debut di Moto3 Thailand, Veda sempat kembali ke Indonesia untuk mengurus visa sebelum akhirnya bertolak lagi ke Spanyol untuk berlatih selama beberapa hari.

Meski sempat menghadapi kendala penerbangan transit, Veda akhirnya tiba di Brasil dan telah menjalani rangkaian pemanasan.

Ia juga mengakui bahwa putranya belum memiliki pengalaman menjajal Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, yang menjadi lokasi seri kali ini. Namun kondisi tersebut dinilai bukan hanya dialami Veda, melainkan juga sebagian besar pembalap lain di grid Moto3.

“Target saya tetap sama seperti awal, yang penting finish dulu. Saya tahu persaingan di Moto3 ini sangat keras, isinya pembalap-pembalap terbaik dari berbagai negara. Kalau bisa dapat hasil lebih bagus, itu bonus dan patut disyukuri,” ujar Sudarmono, Sabtu (21/3/2026).

Meski memasang target sederhana, rasa bangga tak bisa disembunyikan Sudarmono saat menyinggung hasil positif Veda bersama Honda Team Asia di seri sebelumnya di Thailand.

Melampaui ekspektasi

Saat itu, Veda tampil offensive dan mampu finis di posisi kelima, melampaui ekspektasi keluarga.

“Awalnya saya hanya berharap dia bisa finish dan merasakan atmosfer balap Moto3. Tapi ternyata bisa tembus lima besar, itu luar biasa,” katanya.

Sinyal positif kembali ditunjukkan Veda pada sesi latihan bebas pertama (FP1) Moto3 Brasil 2026, Jumat (20/3/2026).

Pembalap Honda Team Asia tersebut mampu menembus posisi kedelapan di tengah kondisi lintasan yang sempat diguyur hujan deras hingga menyebabkan penundaan sesi.

Dalam delapan lap yang dijalani, Veda terus menunjukkan peningkatan performa. Ia bahkan sempat mencatatkan waktu kompetitif sebelum akhirnya menutup sesi dengan lap terbaik 1 menit 34,393 detik, menempatkannya di 8 besar.

Hasil ini menjadi modal berharga bagi Veda untuk menghadapi sesi berikutnya, yakni FP2 dan kualifikasi pada Sabtu (21/3/2026) malam, sebelum melakoni balapan utama yang dijadwalkan berlangsung Minggu (22/3/2026).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.