Festival Pulang Kampung 2026 Jadi Ajang Promosi UMKM dan Pendidikan di Nganjuk
Frida Anjani March 21, 2026 03:35 PM

 

SURYAMALANG.COM, NGANJUK - Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, membuka Festival Pulang Kampung ke-5 yang dipusatkan di Gor Bung Karno.

 Acara ini dihadiri jajaran pejabat daerah dan menjadi ajang kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, serta dunia pendidikan.

Kang Marhaen mendorong adanya job fair agar ribuan tenaga kerja bisa terserap di Nganjuk. 

Festival yang konsisten digelar tiap tahun ini diyakini mampu menghidupkan ekonomi lokal dan memberi manfaat bagi generasi muda.

Festival Pulang Kampung (FPK)

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, telah membuka gelaran Festival Pulang Kampung (FPK).

Kegiatan tersebut dipusatkan di Gor Bung Karno, Jalan Barito, Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk. 

Acara pembukaan, dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Ketua Pengadilan Negeri Nganjuk, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Camat. 

Kang Marhaen -sapaan Bupati- memberi apresiasi kepada pelaku kreatif dan jasa penyelenggara acara yang sudah menghidupkan ekonomi daerah lewat kegiatan ini. 

Ia berharap FPK ke 5 menjadi pusat informasi bagi generasi muda, tak hanya hiburan dan kuliner. 

Karenanya, ia meminta Dinas Pendidikan, sekolah, dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) turut berkecimpung memeriahkannya. 

"Disnaker silakan adakan job fair. Buka lowongan pekerjaan yang siap untuk di Nganjuk. Saat ini kita butuh ribuan tenaga kerja. Siswa kelas 12 SMA/SMK bisa langsung mencoba mengadu nasib untuk bekerja," katanya, Jumat (20/3/2026). 

Kang Marhaen menambahkan, promosi pendidikan tinggi dan penguatan ekonomi lokal di tengah kondisi global yang tidak menentu penting dilakukan. 

Di acara ini, perguruan tinggi di Nganjuk dapat menghadirkan informasi prodi yang dibuka. 

"Sehingga membantu anak-anak Nganjuk agar bisa kuliah di daerah sendiri," ujarnya.

"Dengan banyaknya kegiatan seperti ini, Insya Allah ekonomi dan UMKM di Nganjuk akan terus tumbuh," lanjutnya. 

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Nganjuk, Gunawan Widagdo, menyatakan festival ini berlangsung mulai 16 hingga 29 Maret 2026. 

Menurutnya, terselenggaranya FPK ke 5 merupakan hasil kolaborasi murni dengan pihak ketiga.

Festival ini sudah diinisiasi sejak lima tahun lalu dan konsisten terlaksana setiap tahunnya. 

"Acara ini terselenggara murni dari anggaran pihak ketiga dan partisipasi para event organizer atau EO di Kabupaten Nganjuk yang bergotong-royong," paparnya. 

Ia menyebut, tenan-tenan yang ada tidak hanya berasal dari UMKM lokal Nganjuk, namun juga didukung oleh sponsorship dari luar daerah.

"Dengan acara ini, Pemkab Nganjuk optimistis mampu mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Nganjuk sebagai daerah yang aktif dalam mengembangkan event berbasis potensi lokal," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.