Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Perayaan Hari Raya Idulfitri di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah berlangsung penuh khidmat dan kedamaian.
Suasana kondusif yang tercipta selama momen kemenangan ini menjadi bukti nyata kuatnya pondasi toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan yang terjalin di tengah masyarakat Nabire yang heterogen.
Baca juga: Ribuan Umat Muslim di Kota Jayapura Gelar Salat Idulfitri di Halaman Kantor Gubernur Papua
Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari mengatakan, rasa syukur yang mendalam kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kelancaran perayaan hari besar keagamaan ini.
Keamanan dan kenyamanan yang dirasakan warga merupakan buah dari kerja sama semua pihak dalam menjaga harmoni di tanah Nabire.
"Tentunya ini merupakan suatu wujud kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan yang selama ini terjalin dengan baik di Nabire. Kita bersyukur Idulfitri tahun ini dapat berjalan dengan penuh damai," kata nya di kediamannya di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Morgo, Distrik Nabire Kota, Sabtu (21/3/2026).
Baca juga: Perayaan Salat Idulfitri 1445 Hijriah di Mulia dan Distrik Ilu Puncak Jaya Berjalan Aman
Menurut dia, momen Idulfitri 2026 ini diharapkan tidak hanya sekadar menjadi perayaan rutin tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi.
Nilai-nilai persaudaraan diharapkan semakin mengakar kuat di hati setiap warga, tanpa memandang latar belakang.
Lebih lanjut dia mengatakan, Kabupaten Nabire dikenal sebagai daerah yang sangat beragam, di mana berbagai suku, agama, dan ras hidup berdampingan.
Baca juga: Aksi Anak-anak Timika Bersihkan Sampah Setelah Salat Idulfitri 1445 Hijriah
Keberagaman ini dinilai bukan sebagai pemisah, melainkan sebagai kekayaan yang membuat kehidupan sosial di Nabire menjadi lebih indah dan berwarna.
"Saya berharap kita lebih meningkatkan lagi tali persaudaraan dan kebersamaan di antara kita," ujarnya.
Burhanuddin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan pemersatu yang tidak dapat dipisahkan.
Baca juga: Ratusan Umat Muslim Salat Idulfitri 1444 H di Masjid Al Muminun Mapolda Papua
Cita-cita besarnya adalah menjadikan Nabire yang aman dan nyaman bagi siapa saja yang tinggal di dalamnya.
Selain aspek sosial, masyarakat juga diimbau untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Menurut dia, sinergi antara warga dan aparat keamanan menjadi kunci utama agar Nabire tetap menyandang predikat sebagai kota yang damai.
"Mari kita pupuk dan jaga kebersamaan ini, karena toleransi adalah harapan kita semua," pungkasnya. (*)