TRIBUNGORONTALO.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah warung di Desa Suka Makmur, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, pada Jumat malam (20/3/2026).
Peristiwa tragis ini merenggut nyawa seorang pria lanjut usia bernama Asmun Anwar (60), yang akrab disapa Aba Kule.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP & Damkar) Pohuwato, Nikson Hasan Pakaya, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima informasi kebakaran.
Laporan diterima sekitar pukul 23.00 Wita dan segera ditindaklanjuti oleh personel yang menuju Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) untuk melakukan penanganan.
Setibanya di lokasi, petugas fokus mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain, mengingat lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk di jalur lintas trans.
Nikson kemudian menjelaskan kondisi bangunan yang terbakar. Ia menyebut warung tersebut berada tepat di depan rumah utama milik korban.
"Di depannya (rumah utama) ada kantin, ada warung yang terbuat dari triplek, ada tempat tidur di situ, seperti kamar darurat," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa korban diketahui sedang beristirahat di dalam warung tersebut saat kebakaran terjadi.
"Oma bilang ti abah, ti abah (korban) ada di dalam," ujarnya menirukan kepanikan keluarga korban.
Namun, karena kobaran api yang sangat besar, warga sempat menunggu hingga api sedikit mereda sebelum dapat melakukan evakuasi.
Nikson menyebutkan tidak ada barang yang berhasil diselamatkan dari dalam warung tersebut, termasuk satu unit sepeda motor milik korban yang ikut hangus terbakar.
Terkait penyebab kebakaran, pihaknya masih belum bisa memastikan secara pasti. Namun, dugaan sementara mengarah pada ledakan tabung gas.
"Tapi waktu sudah terakhir itu, informasi (penyebab kebakaran) dari tabung gas," jelasnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa penyebab tersebut masih sebatas dugaan dan memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Saat kejadian, istri korban diketahui sedang berada di rumah utama yang terletak di belakang warung untuk menidurkan cucunya. Sementara itu, berdasarkan penelusuran, korban sempat terlihat membeli rokok sebelum kembali ke dalam warung.
Petugas tiba di lokasi saat korban sudah berhasil dievakuasi ke rumah utama. Kondisi korban saat ditemukan sangat mengenaskan akibat luka bakar yang parah.
"Korban ini, artinya sudah bisa dikatakan tidak bisa diidentifikasi, wajahnya sudah tidak jelas," ungkap Nikson.
Jenazah korban kemudian langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. (*)